Malang, Memox.co.id – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Gelombang 9 Kelompok 62 Tahun 2022 mendapat pembekalan cara pemasaran dan perhitungan usaha budidaya jeruk oleh pengusaha jeruk asal Desa Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang bapak Edi Siswanto, Rabu (21/09/2022).
Tidak hanya mendapat pembekalan mengenai tata cara pemasaran dan perhitungan keuangan para mahasiswa yang sedang melaksanakan PMM dari UMM Gelombang 9 Kelompok 62 Tahun 2022 ikut serta membantu panen raya di kebun jeruk pak Edi Siswanto tepatnya di RT 12 RW 03 Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Dihadapan para mahasiswi sebagai pengusaha jeruk yang sejak tahun 2003 memulai usahanya, pak Edi menjelaskan, budidaya jeruk manis dan segar sangat menguntungkan bagi para petani jeruk. Selain bisa panen tiap minggu, peluang pasarnya pun terbuka luas. Bahkan, kualitas jeruk dalam negeri tak kalah dengan produk impor.

Dirinya juga mengakui bisnis jeruk prospeknya cukup cerah dan peluang pasarnya luas. Dengan berbagai macam jeruk diantaranya jeruk siam, jeruk batu 55, dan jeruk baby java. Selama ini permintaan jeruk yang paling banyak adalah Jeruk Siam yang memiliki rasa segar dan lebih manis dari pada jeruk lainnya.
“Tingginya permintaan jeruk siam, juga menjadi peluang bagi petani. Tak heran jika bisnis yang dikembangkan mulai dari usaha penanaman benih, penyemprotan, pemupukan, hingga panen,” ucapnya.
Memulai menjadi petani jeruk ini sekitar tahun 2003 hingga saat ini, beliau memiliki beberapa kebun yang lokasinya berbeda, salah satu kebunnya memiliki luas 1.100 meter persegi yang dapat diisi dengan 90 pohon jeruk sekali panen minimal sekitar 1 ton jeruk.

Petani biasanya memasarkan jeruk tersebut ke para konsumen di Jakarta, Surabaya, Malang dan Jayapura. Bahkan kini permintaan jeruk kini terus meningkat pesat dibandingkan tahun lalu.
“Kalau sudah memasuki masa panen, kami bisa mengirim pasokan jeruk menghasilkan 10.000.000/ton. Jika harga jeruk siam Rp 16 ribu/kg, Pak Pendik mengaku bisa mendapatkan rata-rata Rp 500 juta/bulan (kotor). Jeruk siam mempunyai keunggulan memiliki rasa yang lebih manis dan segar serta kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan,” ungkap pria yang biasa disapa pak Pendik ini. (*)
Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Gelombang 09 Kelompok 62 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Jurusan Akuntansi.
Dosen Pembimbing Lapang (DPL) : Firdha Aksari Anindyntha, S.E., M. Ec. Dev






