Indeks

Lazismu PCNU Situbondo Bersama HIPSI Salurkan Sembako untuk Abang Becak Terdampak PPKM Darurat

Lazismu PCNU Situbondo Bersama HIPSI Salurkan Sembako untuk Abang Becak Terdampak PPKM Darurat
Lazismu PCNU Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan HIPSI (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia-red) peduli abang becak dengan memberikan paket Sembako beras 5 kg dan uang 50 ribu, Minggu (11/07/2021).

Situbondo, Memox.co.id – Lazismu PCNU Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan HIPSI (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia-red) peduli abang becak dengan memberikan paket Sembako beras 5 kg dan uang 50 ribu, Minggu (11/07/2021).

Berawal dari keluhan masyarakat abang becak selama PPKM Darurat, mulai dari pagi hingga sore tidak dapat penumpang sama sekali, dampak dari pembatasan mobilitas kegiatan masyarakat saat diberlakukannya PPKM Darurat oleh Pemerintah, akhirnya para abang becak pulang dengan tangan hampa (kosong) pada keluarganya, kini pendapatan abang becak kembali anjlok.

Ketua Lazismu PCNU Kabupaten Situbondo, Rusdi Dzulfikar mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan HIPSI (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia ) Cabang Situbondo yang diketuai oleh KH.Hamim membagi – bagikan Sembako berupa Beras 5 kg dan uang 50 ribu kepada abang becak yang mangkal dilingkungan terminal dan di depan kantor PCNU kabupaten Situbondo.

Kegiatan ini dilakukan karena akibat pandemi covid-19 yang mana berdampak pada persoalan perekonomian seperti abang becak yang mengalami penurunan pendapatan. “Ada 200 paket sembako bagi abang becak dengan harapan Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membantu untuk meringankan beban para abang becak,” terangnya

Kebijakan Pemerintah untuk membatasi pergerakan orang guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan “PPKM Darurat” membuat sebagian warga yang mencari nafkah hidup secara harian agak menurun penghasilannya.

Rusdi mengatakan, dari HIPSI terkumpul 4 kwintal beras plus uang sebanyak Rp 3.800.000. “Kami berharap semua elemen masyarakat yang memiliki kemampuan untuk berbagi agar bergotong royong, bahu-membahu, dan bersatu guna peduli kepada sesama,” kata Rusdi kepada Memo X.

Rusdi Dzulfikar berharap semua masyarakat menyikapi persoalan ini harus saling bergotong royong mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Mari peduli, mari berbagi. Pada kali ini, kegiatan kami menyasar abang becak, karena mereka termasuk yang terdampak atas adanya kebijakan PPKM Darurat,” pungkasnya. (her/mzm)

Exit mobile version