Jember, Memox.co.id – Kecelakaan maut di Jalur Banyuwangi – Jember tepatnya di Kecamatan Silo melibatkan satu truk Fuso berplat P 8582 G bermuatan kedelai, truk bermuatan air mineral (plat nomor belum diketahui), dan 4 motor. Namun demikian, informasi tersebut masih bersifat sementara karena anggota Polsek Sempolan (Silo) dibantu Unit Lakalantas Polres Jember masih melakukan olah TKP dan melakukan proses evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pantauan wartawan di lokasi kejadian, Truk Fuso mengalami kerusakan parah dibagian depan setelah menabrak pagar rumah warga di Dusun Krajan, Desa Sempolan. Truk bermuatan air mineral rusak parah dan terbalik, kemudian 4 motor rusak parah.
Dari kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu, hingga pukul 20.30 WIB masih dilakukan olah TKP dan proses evakuasi yang dilakukan oleh polisi.
Akibatnya, arus kendaraan dari dua arah yakni Jember – Banyuwangi ataupun sebaliknya, macet hingga 5 kilometer lebih.
Kasatlantas Polres Jember AKP Jimmy Manurung masih belum bisa dikonfirmasi, dengan alasan masih melakukan proses evakusi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Sementara itu Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Heri mengatakan, pihaknya masih melakukan proses evakuasi, agar arus kendaraan dapat kembali normal.
“Ini masih meminggirkan kendaraan (yang terlibat kecelakaan) agar arus normal. Untuk korban dirawat di puskesmas dan ada yang dirujuk di RSD dr. Soebandi,” katanya.
Diketahui sebelumnya, kecelakaan maut Truk Fuso berplat P 8582 G bermuatan kedelai menabrak 4 motor dan satu truk bermuatan air mineral (plat nomor belum diketahui) terjadi di Jalur Banyuwangi – Jember Kecamatan Silo, Kamis (13/8/2020) sore.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi akibat rem blong Truk Fuso yang melaju dari arah Banyuwangi menuju Jember sekitar pukul 16.00 WIB. Sehingga menabrak 4 motor dan 1 truk bermuatan air mineral yang melaju dari arah berlawanan hingga menyebabkan truk terbalik.
“Info sementara kecelakaan itu terjadi akibat rem blong truk fuso bermuatan kedelai berplat P 8582 G saat truk berada di Desa Garahan,” kata Kanitlantas Polsek Sempolan, Ipda Sugeng Romdoni saat dikonfirmasi wartawan. (ark/tog)






