Indeks

Kripik Sukun SMK Al Ghafur Dapat Apresiasi Wabup Sumenep Hingga Gubernur Jawa Timur

Para siswa SMK Al Ghafur, Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep dalam lomba produk UMKM. (foto:ist)

MEMOX.CO.ID – Kripik Sukun ala siswa SMK Al Ghafur, Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura memang tidak melegenda seperti sate Madura. Namun, siapa sangka kripik ini digandrungi pejabat kabupaten hingga provinsi. Wakil Bupati Sumenep Ny Dewi Khalifah, orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep mengacungi jempol karya anak-anak siswa jurusan agribisnis pengolahan hasil pertanian tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga membuat status Instagram seputar Sukun goreng dari Desa Payudan Karangsokon pada 23 Oktober 2021. Statusnya berbunyi seperti berikut.

“Segelas teh hangat dan sepiring sukun goreng dari Desa (Payudan) Karangsokon, Guluk-guluk, Sumenep. Ah sungguh pertemuan di pagi hari yang begitu romantis. Jangan lupa sarapan, biar kuat menghadapi janji-janji manis. Tetap semangat,” tutupnya.

Kepala Sekolah SMK Al Ghafur Nurul mengatakan, kripik Sukun mulai diproduksi anak-anak didiknya sejak sebulan lalu. Meski pemasarannya belum jauh, dia mengapresiasi hasil karya siswa siswi kejuruan Al Ghafur.

“Pemasaran kripik Sukun ini sementara masih lingkup Desa. Sebab, gagasan dan produksinya baru sebulan yang lalu. InsyaAllah sambil lihat peluang kedepan kami kembangkan,” ujarnya.

Magister pendidikan itu menambahkan, selain sukun digoreng dijadikan kripik, di Desa tempat dia tinggal, sukun bisa langsung dimasak dan digoreng tanpa diiris terlebih dahulu. Terbukti, masakan itu disukai oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Sukun yang sudah dikukus dan matang, juga yang langsung digoreng bulat pernah dibawa ke Surabaya. Ke kediaman Bu Gubernur. Alhamdulillah Bu Khofifah berkenan,” paparnya.

Exit mobile version