Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur Moh. Ali Kuncoro mengatakan pihak Dispora telah menujuk KONI Jatim sebagai penyelenggara Porprov. Sehingga terkait detail anggaran, akan dibahas oleh KONI.
“Sesuai dengan kewenangan maka sebagai penyelenggara Porprov Pemprov Jatim menunjuk KONI Jatim. Anggaran yang diberikan kepada KONI berupa hibah,” ungkapnya, kepada awak Media.
Seperti diketahui sebelumnya berbagai persiapan Porprov IX 2025 sudah mulai dikerjakan masing-masing pemda di Malang Raya. Untuk bisa menyukseskan gelaran pesta olahraga daerah dua tahunan ini, kebutuhan anggaran menyentuh hingga puluhan miliar.
Mulai dari kebutuhan perbaikan fasilitas dan pembuatan venue, hingga kebutuhan pembinaan atlet. Seperti halnya kebutuhan anggaran keseluruhan di Kota Malang, diperkirakan mencapai Rp 50 miliar untuk Porprov IX 2025 Malang Raya.
Sebagian kebutuhan anggaran akan diusulkan melalui PAK 2024 dan APBD Kota Malang 2025. Namun, beberapa kebutuhan anggaran juga diajukan ke Pemprov Jatim serta ke pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpora RI.
Tidak hanya di Kota Malang saja, anggaran besar juga disiapkan di Kabupaten Malang dan Kota Batu. Kedua wilayah juga mengusulkan beberapa venue untuk bisa digunakan dalam gelaran Porprov IX Malang Raya. (fin/ono)
