Hukum  

Kol Inf Gogor Perdana Pimpin Upacara Bendera Tanggal 17, Bacakan Amanat Panglima TNI

PIMPIN: Danrem 083/Bdj Kol Inf Moh. Imam Gogor saat memimpin langsung upacara 17-an.

Malang,Memox.co.id-Upacara Bendera 17-an Senin pertama menjabat Danrem 083/Baladhika Jaya (Bdj)Kol Inf Moh. Imam Gogor A. A. memimpin langsung upacara 17-an,diikuti prajurit maupun PNS  Satuan TNI-AD wilayah Malang, Senin (17/10/2022).

Dalam guyuran hujan terlihat ratusan prajurit TNI-AD yang terdiri dari Satuan Balakdam V/Brawijaya, Satpur, Banpur, Kowil dan Bappras di jajaran Korem 083/Baladhika Jaya dan Satuan Wilayah Malang mengikuti kegiatan upacara 17an bertempat di Lapangan Rampal Brawijaya Kota Malang.

Dalam upacara Bendera itu, Danrem 083/Bdj Kol Inf Gogor menyampaikan beberapa amanat Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa terkait, kita sudah memasuki periode triwulan ke IV pada bulan Oktober, tinggal tiga bulan lagi kita selesaikan program yang ada di Tahun Anggaran 2022.

“Mari kita selesaikan program anggaran pada periode triwulan ke IV ini dengan sungguh-sungguh tanpa ada satu program yang ditinggalkan di Tahun Anggaran 2022, “ungkapnya.

Lebih lanjut, Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menilai Laporan Keuangan (LK) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun 2021 telah disajikan secara wajar pada posisi keuangan Kemhan tanggal 31 Desember 2021.

AMANAT: Danrem 083/Bdj Kol Inf Gogor saat membaca amanatnya Panglima TNI Jendela TNI Andika Perkasa

Dalam akhir tahun ini tepatnya bulan November tahun 2022, kita akan menjadi tuan rumah G20 di Bali, G20 atau Group of Twenty yang merupakan sebuah forum utama kerja sama ekonomi Internasional yang beranggotakan negara – negara dengan perekonomian besar di dunia, terdiri dari 19 negara dan satu lembaga Uni Eropa, jelasnya.

Pada kesempatan ini Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.

Kita harus mampu menunjukkan pada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret, agar krisis dunia tidak berlanjut dan membangun dunia yang lebih mampu menghadapi tantangan ke depan. Oleh karena itu TNI harus bersinergi dan bahu membahu untuk mensukseskan pelaksanaan G20.

Panglima TNI menekankan, dalam menghadapi akhir 2022 ini, kita juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya cuaca ekstrim yang akan melanda khususnya di wilayah-wilayah tertentu di Indonesia.

Oleh karena itu seluruh prajurit TNI hendaknya turut memantau dan mewaspadai perkembangan cuaca ekstrim yang akan melanda serta mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrim seperti bencana alam banjir, tanah longsor dan sebagainya. TNI senantiasa harus menjadi garda terdepan dalam membantu kesulitan rakyat,”tegasnya. (fik/pen)