KITA KEHILANGAN SUTOPO

46
0

Jakarta, Memox.co.id – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu 7 Juli 2019, dini hari. Kabar itu, menimbulkan simpati yang dalam dari Presiden Joko Widodo.

Jokowi mengakui, ada kalimat yang membuat dia selalu mengenang almarhum. Dia menulis, Sutopo pernah menuliskan hidup itu bukan soal panjang atau pendeknya usia. Namun, seberapa besar kita dapat membantu orang lain.

“Dan ia mengamalkan kalimat itu dengan baik,” kata Presiden Jokowi, seperti dalam siaran pers Plt. Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Chandra A. Kurniawan, Minggu (7/7).

Jokowi menyampaikan duka mendalam, atas meninggalnya Sutopo. Pria yang selalu aktif mengabarkan kondisi bencana di seluruh Tanah Air. Ia mengakui, dedikasi almarhum yang begitu besar terhadap kerjanya.

“Sampai menjelang akhir hayatnya sebagai Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, ia mengabarkan dengan cepat kejadian bencana alam (seperti) gempa bumi, longsor, tsunami, atau kebakaran yang terjadi di pelosok negeri agar kita waspada dan tidak kebingungan,” jelas Kepala Negara.

Pada 5 Oktober 2018 lalu, Presiden Jokowi sempat mengabulkan keinginan Sutopo untuk bisa bersalaman dan bertemu dengan dirinya. Bertempat di Istana Bogor, keduanya bertemu. “Ini adalah kado terindah di ulang tahun saya,” begitu kata Sutopo ketika itu. Ia berulang tahun pada 7 Oktober, dua hari setelah pertemuan itu berlangsung.

Sejumlah kerabat hingga karangan bunga terus berdatangan ke kediaman almarhum Sutopo Purwo Nugroho, di kawasan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu 7 Juli 2019.

Pantauan di lapangan, ada lebih dari 30 karangan bunga berisi ucapan duka berjejer di sekitar rumah almarhum. Beberapa di antaranya dikirim dari sejumlah tokoh nasional seperti Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla hingga wakil presiden terpilih, KH. Ma’arif Amin dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tak ketinggalan, para petinggi TNI dan Polri pun juga ikut mengirim karangan bunga ke rumah duka. Untuk diketahui, Sutopo meninggal dunia pukul 01.20 WIB di Guangzhou, China, akibat penyakit kanker yang diidapnya.

Rencananya, jenazah almarhum akan tiba di Jakarta pukul 20.30 WIB dan akan disemayamkan di rumah duka, baru selanjutnya dibawa ke Boyolali, Jawa Tengah, untuk dikebumikan pada Senin 8 Juli 2019.

Rencananya jenazah akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno Hatta besok, pada pukul 05.00 WIB dan akan dimakamkan di kampung halamannya, di Boyolali pada pukul 09.30 waktu setempat. (viv/jun)