Indeks

Ketua DPRD Jember Jamin Tidak Ada Penambangan Emas di Silo

Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi.

Jember, Memox.co.id – Keberadaan emas di Kecamatan Silo menjadi sorotan khusus di balik Pembahasan Draf RPJMD tahun 2021-2026. Banyak warga yang khawatir emas itu akan ditambang, karena dalam rancangan peraturan daerah ada bahasa pertambangan.

Rapat di gedung dewan itu pun berujung pada penekanan, agar Raperda RPJMD tidak memberi celah terhadap pihak-pihak yang akan menambang emas di Kecamatan Silo Jember, Senin (6/9/2021).

Menurut Junaidi, tokoh warga asal Desa Mulyorejo, Silo, warga setempat masih tetap khawatir akan kemungkinan penambangan emas di Silo. Untuk itu, dirinya tegas menolak penambangan emas dalam bentuk apapun.

“Sampai saat ini masyarakat masih resah dengan kabar tambang, tolong jangan sampai ada tambang emas di sana,” katanya.

Kekhawatiran warga tersebut, menurutnya karena masih ada bahasa pertambangan dalam draft RPJMD. Hal itu, apabila tidak ditegaskan bisa saja berpotensi pada celah penambangan emas di Silo. Untuk itu lah, warga meminta agar tidak ada celah untuk melakukan penambangan emas di Silo.

Menyikapi aspirasi warga, Ketua dewan Itqon menegaskan, penambangan emas di Silo dijamin tidak akan ada. Menurutnya, keberadaan emas di Silo bukan rahasia, tetapi pihak-pihak yang menginginkan tidak semudah membalik tangan.

Melalui pertemuan yang digelar sejak siang hingga sore kemarin, Itqon menyebut, emas di Silo memang sudah diketahui oleh pemerintah pusat dan Jawa Timur. Namun, hal itu tidak otomatis bisa ditambang selama RTRW tidak berubah.

“Di Jember ada 45.900 hektare lahan yang masuk kawasan Hutan Lindung, salah satunya di Silo. Saya jamin, tidak akan ada yang menambang. Saya pastikan, bupati tidak akan berani menambang emas di Silo,” paparnya.

Politisi PKB itu juga menyebut kendati emas di Silo banyak diketahui, eksplorasi maupun eksploitasi tak akan bisa dilakukan.

“Saya siap di depan untuk menolak, apabila ada yang akan menambang emas Silo,” tegas Itqon, yang berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun.

Bupati Jember Hendy Siswanto telah menyampaikan ke publik, bahwa bahasa pertambangan seperti di maksud dalam RPJMD bukanlah emas di Silo. Namun, mengarah pada galian C seperti penambangan pasir, batu, dan kapur. Dengan demikian emas di Silo tidak akan ditambang,” pungkasnya. (tog/mzm)

Exit mobile version