Kepala JR Perwakilan Malang Serahkan Santunan Korban Terbakarnya Kapal Santika Nusantara

Batu, Memox.co.id – JR (Jasa Raharja)
Perwakilan Malang  yang dipimpin langsung Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Malang Zul Efendi mendatangi rumah duka  salah satu korban terbakarnya kapal KM. Santika Nusantara (Surabaya-Balikpapan) asal Kota Batu,Sabtu siang  (24/08/19).

Diantara korban meninggal dunia dalam tragedi terbakarnya Kapal KM Santika Nusantara bernama alm Asfani (52)warga jalan Anjasmoro Desa Sisir Kecamatan  Batu kota Batu.

Kedatangan kepala JR Perwakilan Malang Zul Efendi didampingi  Febrian Rachman Plt Penanggung Jawab Samsat Batu disambut langsung keluarga dan istri alm Asfani Siti Fatimah (51)selaku ahli waris yang menerima santunan dari jasa Raharja  sebesar Rp 50 juta rupiah.

“Atas nama PT Jasa Raharja Jatim khususnya PT Jasa Raharja Perwakilan Malang  kami ucapkan turut berduka cita atas meninggal alm bapak Asfani semoga alm ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT, “ucapnya.

Alm Asfari sendiri merupakan kernet mobil truk dari salah satu perusahaan ekspedisi angkutan kebutuhan pokok yang rencananya akan membawa kebutuhan pokok tersebut menuju Balikpapan (Kaltim) dengan mengendarai truk Hino.

Seperti diketahui kecelakaan terbakarnya kapal KM Santika Nusantara terjadi pada Kamis, (22/82019) pukul 20.45 WIB di Perairan P. Masalembo – Sumenep Madura, dimana Kapal KM. Santika Nusantara terbakar. 

Dalam kapal tersebut dilaporkan dengan penumpang sekitar 277 orang. Berdasarkan update data yang terakhir diterima 152 orang penumpang diselamatkan ke Sumenep-Madura dan 10 orang korban luka- luka dirawat di RSUD Dr. Moh. Anwar Kabupaten  Sumenep.

PENJELASAN :Febrian Rachman Plt Penanggung Jawab Samsat Batu saat menjelaskan kepada keluarga alm Asfani sehubungan pemberian santunan 50 juta dari pihak Jasa Raharja

Sedangkan 89 penumpang diselamatkan ke Surabaya (tidak menjalani perawatan di rumah sakit), 3 penumpang dikabarkan meninggal dunia dan telah di bawa ke Puskesmas Masalembo serta 33 penumpang masih dalam proses pencarian.

Jasa Raharja melalui Direktur Utama, Budi Rahardjo Slamet menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian tersebut. Budi Rahardjo menyampaikan bahwa korban terjamin Jasa Raharja .

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 tahun 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp.50 juta rupiah.

“Sementara untuk seluruh korban luka- luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dimana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp.20 juta rupiah.

Serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp.1 juta rupiah  dan Ambulance maksimum sebesar Rp.500 ribu rupiah  terhadap masing-masing korban luka luka,” terangnya. 

Menindaklanjuti kejadian ini, Jasa Raharja yang telah menerima laporan langsung berkoordinasi dengan Basarnas Command Center Surabaya untuk mendata korban, menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan ke RSUD Dr. Moh. Anwar Kabupaten  Sumenep bagi korban luka luka. 

Sementara bagi korban meninggal dunia, santunan akan diserahkan kepada masing-masing ahli waris sesuai domilisi korban seperti yang telah dilaksanakan PT Jasa Raharja Perwakilan Malang. (fik).

%d blogger menyukai ini: