MEMOX.CO.ID – Badan Kepegawaian Negara (BKN), melakukan (Kunker) kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso, agenda tersebut berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra (RBA), Jumat (23/10/2026).
Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrullah, menyampaikan bahwa perbedaan pandangan dalam memahami konsep maupun teknis pelaksanaan tugas merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh ASN harus memiliki kesamaan arah dan tujuan dalam menjalankan program pemerintahan demi mewujudkan target pembangunan daerah.
Ia menegaskan pentingnya keselarasan kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan visi dan misi kepala daerah dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penegasan tersebut disampaikan Zudan saat
“Boleh beda pendapat terhadap konsepsi dan pemaknaan tugas, tetapi arah ke depan semuanya harus sama, sesuai visi-misi Pemda,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam menerjemahkan visi, misi, dan janji politik kepala daerah ke dalam program kerja yang terukur, pengalokasian anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta solusi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Zudan menekankan lima fokus pembangunan yang perlu menjadi perhatian ASN di Kabupaten Bondowoso. Kelima fokus tersebut meliputi penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif dan berkeadilan, pengembangan daya saing sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat, serta pelestarian lingkungan hidup dan kebudayaan.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, dia meminta jajaran pimpinan OPD agar terus melakukan transformasi pola pikir dan budaya kerja. Dengan demikian, birokrasi diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif dan profesional.
“Pimpinan OPD diminta terus bertransformasi agar birokrasi lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan yang diberikan Kepala BKN. Menurutnya, arahan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperbaiki tata kelola birokrasi.
Ia menilai apresiasi terhadap sejumlah program pelayanan publik di Bondowoso menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam menciptakan kemudahan dan kenyamanan bagi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Ini menjadi pelecut dan penyemangat agar kita lebih serius menata serta memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi ASN,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti sejumlah program prioritas daerah, salah satunya penataan toilet bersih di lingkungan sekolah tingkat SD dan SMP. Program tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan telah berkomitmen untuk menyelesaikan program tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Selain itu, Pihaknya terus memperkuat penegakan disiplin ASN sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya birokrasi yang tertib, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kebijakan kepala daerah dan pelaksanaan tugas birokrasi. Dengan keselarasan visi, misi, serta kinerja ASN, program pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso.
“Sinergi kepala daerah dan ASN untuk Bondowoso yang lebih maju dan sejahtera.” pungkasnya.(rif/syn)






