Batu,Memox.co.id – Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama S.I.K., M.I.K sambut kedatangan Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol M Firman untuk melaksanakan pengecekan check Point penyekatan PSBB diwilayah perbatasan Kota Batu, Minggu (7/05/2020)
Kedatangan Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Firman ke Polres Batu untuk melihat lebih dekat proses pengamanan dan protokol kesehatan Covid-19 yang ada di setiap Pos Check Point Covid-19 yang ada diwilayah Kota Batu.

Perlu diketahui awal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Batu diwarnai banyak pelanggaran dan peringatan, diantaranya ada pengendara yang disuruh putar balik serta disita KTP nya, serta peringatan pada toko bandel yang tetap buka.
Untuk pengendara misalnya, nampak di Posko Mudik Observasi Covid-19 Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Beberapa pengendara roda dua/empat banyak yang melanggar Perwali nomor 48 tahun 2020 tentang PSBB langsung ditindak tegas.
Beberapa sanksi langsung diterapkan oleh petugas.Beberapa sanksinya disuruh putar balik bagi yang tidak memakai masker,” ujar Kapolres Batu AKBP Harviadhi.
Dikatakan juga olehnya, bagi kendaraan luar kota yang tidak bawa surat tugas disita KTP-nya. Apalagi di wilayah itu merupakan jalan protokol akses masuk ke Kota Batu dari Pujon Kabupaten Malang dan Kediri.
Akan menjalani proses pemeriksaan secara ketat oleh petugas gabungan TNI Polri dibantu instansi terkait lainnya. Tim Cipta Kondisi Covid-19 Kota Batu juga memberikan teguran kepada toko selain bahan pokok dan apotek yang ngotot tetap buka,” tegasnya.

AKBP Harviadhi menegaskan, operasi sosialisasi dan surat teguran ini dilakukan selama tiga hari. Jika setelah lebih dari itu toko-toko yang menjual selain sembako, makanan dengan take away, dan obat-obatan langsung ditindak tegas degan menutup dan menyegel sampai waktu yang tidak ditentukan.
Dengan telah ditetapkannya PSBB Malang Raya, tim Cipkon melakukan penyisiran di Kecamatan Batu yaitu Jalan Panglima Sudirman, Bromo, Alun-Alun Kota Batu, Diponegoro, Munif, Kartini, dan Jalan Sudiro, terutama zona merah,” terangnya.(fik)






