Kapolsek Bantur Turun Ikut Pengamanan Ritual Adat Larung Sesaji

Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H Atau 1 Syuro ke 113

Malang, Memox.co.id -Bertempat di pantai wisata Balekambang  Desa Srigonco Kecamatan Bantur  Kabupaten Malang,Senin pagi (2/09/19) telah digelar kegiatan  ritual adat  Larung Sesaji dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 H ( 1 Syuro ) yang ke 113.

Hadir dalam giat tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang  Dr. I Made Arta Ferdantana Camat Bantur diwakili Sekcam H Sugeng ,Kapolsek Bantur AKP Yatmo, S.H da Danramil 0818/12 Bantur Kapten Armd Eddy Purwanto serta instansi terkait lainnya.

TURUN :Kapolsek Bantur Polres Malang AKP Yatmo, S.H turun langsung ikut mengamankan jalannya ritual adat Larung Sesaji

Termasuk juga para tokoh masyarakat dan tokoh agama wilayah Kecamatan Bantur serta masyarakat yang begitu antusias menyambut ritual adat  Larung Sesaji dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 H ( 1 Syuro ) yang ke 113.

Dalam kegiatan tersebut  tarian Kuda Lumping sebagai tanpa pembuatan akan kegiatan  ritual adat  Larung Sesaji yang digelar masyarakat yang berada dikawasan pantai wisata Balekambang.

Berbagai kata sambutan disampaikan para tamu undangan seperti Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang  Dr. I Made Arta Ferdantana,Sekcam  Bantur serta Kepala Desa Srigonco.

FOTO BERSAMA :Kapolsek Bantur AKP Yatmo, S.H bersama Muspika Kecamatan Bantur dan peserta kegiatan

Diselah selah kegiatan Kapolsek Bantur Polres Malang  AKP Yatmo, S.H mengatakan, “Alhamdulillah kegiatan ritual adat  Larung Sesaji dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 H ( 1 Syuro ) yang ke 113 berjalan aman dan kondusif.

“Ritual adat 1 syuro dilaksanakan dalam  setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur kpd Tuhan YME serta guna menghormati dan  melestarikan budaya leluhur khususnya yang ada diwilayah Kecamatan Bantur  Kabupaten Malang,”ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, ” Dalam pengamanan ini kami bekerja sama dengan rekan rekan dari Koramil 12 Bantur serta elemen masyarakat dengan satu tujuan untuk senantiasa menjaga kelestarian alam dan budaya agar tetap terjaga keberadaannya, “terangnya. (fik)

%d blogger menyukai ini: