Indeks
Hukum  

Kapolresta Malang Kota: Gerakan New Normal Life Harus Dilakukan Secara Masif

Kota Malang, Memox.co.id – Hari pertama dibukanya kembali aktivitas masyarakat paska Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya. Kapolresta Malang Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.Sos, S.I.K M.H turun langsung ke beberapa tempat keramaian yang ada di Kota Malang, Senin (01/06/202).

Sebelum meninjau langsung ke lapangan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus terlebih dahulu mengikuti apel pasukan ops penegakan disiplin protokol kesehatan masa transisi New Normal Life Malang Raya yang dipimpin Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin bertempat di Lapangan Brawijaya Rampal Kota Malang.

APEL: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus saat mengikuti apel pasukan ops penegakan disiplin protokol kesehatan masa transisi New Normal Life Malang Raya di pimpin Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin.

Disela-sela kegiatan pengecekan disalah satu Mall yang ada di Kota Malang, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus mengatakan, kehadiran Polri dan TNI ditengah masyarakat saat beraktifitas sifatnya mengajak masyarakat untuk lebih mendisiplinkan diri, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Tujuannya utamanya untuk menertibkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Meskipun aktivitas masyarakat sudah dimulai seperti biasa namun antisipatisi penularan virus Corona selalu kita waspadai,” ujarnya.

Diharapakan juga olehnya, ia berharap kerjasamanya dari seluruh masyarakat, untuk lebih mendisiplinkan diri dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan imbauan yang pemerintah sampaikan.

“Diberlakukan masa transisi menuju New Normal Life selama 7 hari terhitung mulai hari ini sampai dengan 7 hari kedepan di seluruh wilayah Malang Raya,” jelasnya didampingi Dandim 083/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson.

Ditambahkan juga oleh mantan Kabag Ops Polresta Sidoarjo ini, gerakan New Normal Life harus dilakukan secara masif. “Agar masyarakat sadar pentingnya menjalankan protokol kesehatan Covid-19, demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya. (fik)

Exit mobile version