Malang, Memox.co.id – Sebagai bentuk reaksi cepat pihak kepolisian Polres Malang telah melakukan penelusuran siapa pelaku atas beredarnya video hoaks kerusuhan yang bertuliskan berlokasi di Pasar Gondanglegi Kabupaten Malang yang beredar WhatsApp grup (WAG).
Dalam keterangannya, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono HK, S.I.K menegaskan bahwa pihaknya akan menindak pidana pelaku dengan sengaja membuat atau menyebarkan video hoaks. Hal itu karena pihaknya saat ini sedang fokus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, sehingga ia tidak ingin masyarakat resah dengan kabar hoaks tersebut.
“Kalau untuk saya, berita atau video hoaks yang merugikan masyarakat itu akan kami telusuri dan lakukan tindak pidana,” tegas Bagoes, Rabu (07/07/2021).
Menurutnya, video hoaks yang baru-baru ini beredar cukup meresahkan masyarakat. Karena lokasi yang tulis pada video tersebut dapat membuat konflik ditengah masyarakat. Padahal kejadian sebenarnya bukan terjadi di Kabupaten Malang.
“Pasti kami akan telusuri siapa pelakunya. Karena itu merugikan masyarakat yang tadinya kondusif dan dengan adanya video hoaks akan meresahkan masyarakat. Jadi kondisinya tidak bagus dan kami akan tindak tegas secara pidana,” ungkap Bagoes.
Hal senada disampaikan Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariadi. “Tidak ada keributan seperti yang ada dalam video hoaks tersebut. Tidak ada apa-apa di Pasar Gondanglegi dan sampai saat ini aman terkendali,” terangnya. (fik)
