Hukum  

Kapolres Malang: Kedisiplinan Masyarakat Faktor Utama Menekan Penyebaran Covid-19

KUNJUNGAN KERJA: Kapolres Malang AKBP Hendri saat menyampaikan penjelasan tentang penanganan Covid-19 dalam giat kunjungan kerja di Kecamatan Singosari.

Kunker Kapolres Malang dan Dandim 0818 di wilayah Kecamatan Singosari

Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K. M.H bersama Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad S.I.P melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Singosari dalam rangka penanganan Covid-19 di wilayah tersebut, Senin (20/07/2020).

Bertempat di Pendopo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang kedatangan Kapolres Malang AKBP Hendri bersama rombongan disambut Muspika Kecamatan Singosari, pihak  Puskesmas Singosari serta anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Kecamatan Singosari.

Dalam pertemuan tersebut Kapolres Malang AKBP Hendri dan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry mendengar  perkembangan terakhir kondisi wilayah Kecamatan Singosari dari Camat Singosari dan petugas Puskesmas Singosari.

KOORDINASI: Kapolres Malang AKBP Hendri dan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry saat berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Singosari dan tim kesehatan Puskesmas Singosari.

Pada intinya masih adanya kelompok dan perorangan yang tidak mematuhi protokoler pencegahan Covid-19 ditambah perharinya rata rata penambahan 5 pasien di wilayah Singosari serta perlunya evakuasi ke safe house bagi pasien positif Covid-19.

Apa yang telah disampaikan pihak Muspika Kecamatan Singosari maupun petugas Puskesmas Singosari membuat Kapolres Malang AKBP Hendri dan Dandim 0818 Letkol Inf Ferry sepakat untuk melakukan pemantauan lebih ketat lagi.

Dihadapan para Muspika Kecamatan Singosari Kapolres Malang AKBP Hendri menyampaikan kalau kedisiplinan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan faktor utama untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Singosari.

“Saya memohon bantuan dari seluruh elemen masyarakat untuk menginformasikan kalau ada pasien yang kondisinya kritis agar segera disampaikan kepada anggota Babinsa maupun Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Kapolres Malang AKBP Hendri juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi seandainya terjadi pengambilan secara paksa jenazah Covid-19 di RS rujukan.  

“Kita telah menempatkan anggota TNI-Polri dan Tim Medis Covid-19 di setiap RS rujukan untuk mengantisipasi pengambilan jenazah secara paksa olah pihak keluarga pasien  yang mana itu tidak kita inginkan,” terang Kapolres Malang. (fik)