Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para pedagang dan pelaku UMKM berbagi beragam ide dan usulan, termasuk alternatif lokasi baru yang lebih strategis bagi mereka. Kapolres Malang dan tim yang hadir mencatat semua masukan tersebut untuk dianalisis lebih lanjut dalam perencanaan renovasi.
Dalam kesempatan yang sama, Nanang, salah seorang pedagang, menyebut jika para pedagang menginginkan tempat relokasi yang memadai baik dari segi tempat maupun kemudahan akses para pembeli yang berkunjung di Stadion Kanjuruhan. Oleh karena itu, pihaknya siap membuat kesepakatan bersama para pedagang dalam bentuk pernyataan terhadap lokasi yang abru yakni di sisi timur bagian belakang stadion.
“Perlu tempat yang strategis agar kami bisa berdagang dan mendapat income untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Plt kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, Drs Firmando H Matondang, mengatakan bahwa tempat relokasi untuk para pedagang akan dibagun di belakang Stadion sebelah timur sesuai permintaan pedagang.
Pihaknya juga akan bekerjasama dengan Bank Jatim untuk pembangunan lokasi yang digunakan sebagai tempat penampungan pedagang selama pelaksanaan renovasi. “Kami akan mengakomodir apa yang menjadi keinginan pedagang,” ungkapnya.
Acara forum ‘Jumat Curhat’ ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerjasama yang lebih baik antara pihak kepolisian, pemerintah, dan para pelaku usaha kecil di Kabupaten Malang. (*)






