Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat beri penghargaan kepada dua orang nelayan penolong 3 orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Laut Hindia Selatan selama 8 hari, Senin (27/06/2022).
Adapun nama-nama ketiga nelayan yang diselamatkan tersebut yaitu seorang nahkoda, Jauhari dan 2 anak buah kapal, Adi Nur Maulana serta Zaini. Semuanya berasal dari Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
“Sedangkan penyelamat bernama Bahtiar dan Asran. Mereka berdua adalah nelayan yang telah membantu tugas kepolisian dalam menangani korban laka laut,” ucap Kapolres Malang.
Awalnya para korban dengan menggunakan KMN Evaldi 01 berangkat melaut menuju rumpon yang berjarak 103 mil, dari Dusun Sendang Biru, pada Rabu (4/5/2022). Selanjutnya tiba di rumpon, Jumat (6/5/2022). Kemudian sekira pukul 01.30 WIB, terjadi kecelakaan.
Kapal korban (KMN Evaldi 01) ditabrak oleh jenis kapal sekoci tidak dikenal di sisi haluan kiri depan. 30 menit kemudian kapal mereka tenggelam. Setelah itu para korban berupaya menyelamatkan diri dengan menaiki box ikan kurang lebih selama 8 hari. (fik)






