Jelang Pergantian Tahun, Polres Malang Gelar FGD bersama Pihak Pengelola Wisata

77
0
KATA SAMBUTAN: Kapolres Malang AKBP Hendri saat menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan FGD bersama pihak pengelola wisata.

Mulai 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 Tempat Wisata Tutup

Malang, Memox.co.id – Polres Malang gelar FGD (Focus Grup Discussion) bersama pihak pengelola wisata dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 jelang perayaan pergantian tahun 2020 ke tahun 2021, bertempat di Covention Hall Hotel Mirable, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (28/12/2020).

Kegiatan yang dibuka Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H. diikuti Kasat Binmas AKP Nunung Anggraini, Kabid Kesmas Dinkes Kab Malang Gunawan, Plt. Sekdin Pariwisata dan Budaya Kab. Malang Lani serta Kabid Tatib Satpol PP Kab Malang Manuel termasuk 60 peserta dari perwakilan pengelola Wisata se-Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya Kapolres Malang AKBP Hendri menginginkan dengan digelarnya kegiatan ini terjalin koordinasi dengan baik antar pihak pengelola wisata dengan pihak terkait termasuk dengan pihak kepolisian Polres Malang.

INSTANSI: Kegiatan FGD yang dilaksanakan Polres Malang jelang pergantian tahun dihadiri instansi terkait lainnya.

“Beberapa bulan kemarin jumlah kenaikan Pasien Covid-19 berkurang sehingga banyak fasilitas umum dan tempat wisata yg sudah di buka hal itu juga mendukung berputarnya siklus ekonomi. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pengelola wisata di Kabupaten Malang karena sudah mengacu pada Protokol Kesehatan,” ujarnya.

Dihadapan peserta kegiatan Kapolres Malang AKBP Hendri juga mengimbau kepada pengelola wisata untuk tetap sesuai protokol kesehatan, di karenakan sektor pariwisata membantu pemasukan anggaran daerah dan membantu siklus ekonomi.

Dari hasil kegiatan tersebut disepakati menjalang tahun baru 2021, termulai tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 2 Januari 2021 untuk sementara tempat wisata yang ada di Kabupaten Malang ditutup untuk menghindari penyebaran Covid 19 di Kabupaten Malang.

“Pada perayaan natal dan tahun baru 2021 nanti kami bersama bupati dan komandan Kodim membuat kebijakan dimana tidak ada perayaan dan kerumunan masyarakat,” imbaunya. (fik)