Melalui kegiatan ini Gus Muhdlor juga berharap produk-produk UMKM Sidoarjo dapat semakin dikenal luas. Semua pihak diminta bersama-sama menggerakkannya. Salah satunya, lewat generasi muda Sidoarjo yang diyakini mampu membangkitkan produk UMKM Sidoarjo. Untuk itu, dirinya meminta semua bangkit untuk memajukan UMKM Sidoarjo.
“Tidak hanya dengan menciptakan produk UMKM khas Sidoarjo, tapi juga memakai produk-produknya sendiri.
Harapannya, dengan peran semua pihak, bergerak bersama-sama akan mampu membangkitkan UMKM-UMKM Sidoarjo yang ada. Kuncinya jangan inferior, harus berani berdaya saing dengan daerah-daerah lainnya. Kita mampu kok, seperti desainer-desainer muda Sidoarjo yang mampu menunjukkan bakatnya lewat ajang kali ini. Bukan tidak mungkin Bandung yang saat ini dikenal sebagai kota fesyen akan bergeser ke Sidoarjo,” jelas putra keenam KH Agoes Ali Masyhuri ini.
Sementara Ketua Dekranasda Sidoarjo, Nu Sa’adah Ahmad Muhdlor menegaskan Jayandaru Youth Nigh Paradise 2023 diselenggarakan untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo yang ke 164 sekaligus HUT Dekranasda ke 43 Tahun 2023. Lewat kegiatan ini, dirinya mengajak anak muda Sidoarjo untuk melestarikan local wisdom Sidoarjo melalui kompetisi. Salah satunya, kompetisi pencarian bakat perancang busana. Ada juga lomba cipta tari khas Sidoarjo serta lomba desain motif batik Sidoarjo.
“Semua ini diharapkannya mampu membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap local wisdom yang dimiliki. Beragam -omba ini kami harapkan dapat menjadi wadah anak-anak muda Sidoarjo agar lebih mencintai sejarah budaya yang diwariskan leluhur kita,” tandasnya. (par/wan)






