Indeks
Hukum  

Jalan ke Gunung Bromo Longsor

Jalan ke Gunung Bromo Longsor

Ganggu Aktivitas Petani Gubuk Klakah

Malang, Memox.co.id – Para pengendara maupun wisatawan yang akan menuju tempat wisata alam Gunung Bromo via Desa Ngadas, Kecamatqn Poncokusumo, Kabupaten Malang harus lebih berhati-hati. Pasalnya di salah ruas jalan menuju Desa Ngadas, tepatnya di Desa Gubugklakah longsor. Meskipun demikian, jalan tersebut masih bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Hanya saja, jalannya harus bergantian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, tanah longsor yang terjadi di jalur Desa Gubugklakah menuju wisata Gunung Bromo disebabkan itensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupate Malang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir ini.

Katanya  jalan yang menuju Desa Ngadas merupakan jalan satu-satunya menuju wisata Gunung Bromo nelalui Kabupaten Malang. Dan sejak hari Rabu (27/3/2019) siang, pihaknya sudah membersihkan dan memperbaiki sementara dengan memasang karung yang berisikan pasir.

 Sedangkan karung-karung tersebut kita tata dibagian tepi jalan yang longsor, agar longsoran tanah tidak semakin meluas. Sehingga warga Desa Ngadas dan para wisatawan yang akan berwisata ke Gunung Bromo harus bersabar hingga selesainya jalan diperbaiki secara permanen.

Jalan yang longsor di Desa Gubuk Klakah itu, hampir separuh ambrol. Sehingga  jika warga di sekitar jalan longsor, harus berhati-hati melewati jalan tersebut. Sedangkan lebar lonsoran tanah itu sepanjang 20 meter, dengan  ketinggian enam meter, dan lebar 3 meter.

Dan jalan longsor tersebut akibat wilayah Kecamatan Poncokusumo terus menerus diguyur hujan lebat. Sehingga dengan hujan itu, maka tepian jalan tidak mampu menahan air hujan, lalu menyebabkan longsor.

“Dan tidak hanya wisatawan yang terganggu perjalanan wisata ke Gunung Bromo, warga pun juga terganggu aktifitasnya untuk membawa hasil pertanian menuju kota kecamatan. Karena jalan itu merupakan akses jalan utama menuju kota kecamatan dan sebaliknya menuju Desa Ngadas. Sehingga kami pada hari ini membahas penanganan secara permanen dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Gubuk Klakah,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Gubuk Klakah Solikin membenarkan, jika dua hari terakhir ini pihaknya terganggu dalam beraktifitas, karena terjadi longsoran tanah di jalan yang menuju Desa Ngadas.

Sehingga untuk mengambil hasil pertanian diwilayah desa tersebut, dirinya belum berani melintas di jalan yang kini dalam keadaan longsor. Sebab, dalam kondisi hujan seperti sekarang ini, dirinya dan warga takut untuk melintas, dikarenakan ketika melintas dalam kondisi hujan ditakutkan longsoran tanah meluas yang bisa membuat celaka warga.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang agar secepatnya melakukan perbaikan, jika tidak segara dilakukan perbaikan, yang jelas petani tidak bisa menjual hasil pertaniannya, dan petani akan mengalami kerugian,” tegasnya. (kik/man)

Exit mobile version