Isteri Penjual Cilok Bunuh 2 Anaknya Karena Pengobatannya Terhenti Sejak Mei

Pemakaman korban yang dibunuh ibu kandungnya di Jember. (foto:fin)

Fakta lain yang diungkap polisi, ternyata pelaku telah beberapa kali menyakiti diri dan anaknya. Namun selalu bisa dicegah oleh suami maupun warga.

“Pelaku ini telah beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri dan kekerasan terhadap anaknya namun dapat dicegah,” kata mantan Kapolres Jombang itu.

Ironisnya karena ketidakmampuan pembayaran BPJS Kesehatan, proses pengobatan pelaku terhenti sejak bulan Mei tahun ini. Sehingga diduga karena faktor pengobatan yang terhenti inilah membuat pelaku tidak terkontrol kejiwaannya sehingga kasus mengerikan ini terjadi.

“Pengobatan di psikiater ini terhenti sejak bulan Mei ini. Selama pengobatan (dari BPJS) ini merasa terbantu. Nah ini akan kami diskusikan dengan bupati (agar kasus serupa tidak terjadi lagi),” pungkasnya.

Sementara itu polisi juga menemukan barang bukti berupa tali tampar atau tali plastik jemuran yang dipergunakan pelaku mengakhiri hidupnya dan dua orang anaknya itu.(vin/ono)