Indeks

Isteri Penjual Cilok Bunuh 2 Anaknya Karena Pengobatannya Terhenti Sejak Mei

Pemakaman korban yang dibunuh ibu kandungnya di Jember. (foto:fin)

Polisi bekerjasama dengan pemerintah setempat juga telah melakukan perlindungan dan pendampingan mental terhadap RKZ, salah seorang anak yang lain yang selamat. Bupati Jember Hendy Siswanto sudah mengirimkan tim psikolog untuk mendampingi anak korban.

“Kita sudah melakukan pendampingan dan perlindungan mental. Dan bapak Bupati sudah mengirimkan tim psikolog untuk melakukan pendampingan. Karena kemungkinan besar sang anak ini yang akan memberikan keterangan detail, namun kami menunggu rekomendasi dari tim dokter psikologi,” kata  AKBP Nurhidayat.

Nurhidayat juga menjelaskan dugaan penyebab kedua anak. Untuk korban inisial LA dan balita  AV berumur 8 bulan ada bekas jeratan di leher dan pukulan benda tumpul yang diduga dilakukan ibunya.

Berdasarkan keterangan Agus, suami dan keluarga yang lainnya, polisi menemukan fakta bahwa Husnul Hotimah ibu dari dua bocah malang itu sejak 2018 mengalami tanda-tanda depresi.

“Keterangan dari suami sejak tahun 2018, sang istri mengalami depresi, halusinasi kadang mendengar bisikan-bisikan tidak jelas, tanpa wujud atau gaib,” kata Kapolres Jember AKBP M Nurhidayat, Sabtu (17/6/2023).

Namun pelaku selama ini sudah mendapatkan perawatan medis. Sang suami dikabarkan rutin membawa istrinya berobat ke RSD Soebandi.

“Sudah dilakukan pemeriksaan dan pengobatan berjalan di RS (Soebandi) Jember dan ini sudah dikomunikasikan dengan perawat dari RSD,” jelas Nurhidayat.

Exit mobile version