Indeks

Ikut Terdampak, PHRI Kota Batu Terapkan Pemilahan Sampah

Rapat DLH Kota Batu bersama PHRI di Pondok Jatim Park

Menurutnya, upaya dalam melakukan pemilahan oleh pelaku usaha mengelompokkan dan memusnahkan sampah yang diproduksi harus dipaksakan meskipun dalam pelaksanaannya akan berbeda antar hotel, restoran atau tempat wisata. Terlebih pengilahan sampah residu apakah akan menggunakan generator atau hal yang lain.

“Kita selama ini enggak sadar ini masalahnya. Ternyata begitu ada penutupan TPA ini benar-benar menjadi masalah bersama. Sehingga mau tidak mau kita harus ada sedikit menaikkan anggaran dari masing-masing untuk pengolahan sampah,” imbuhnya.

Sementara itu, Suryo Widodo Direktur Jatim Park 3 berharap bahwa keputusan penutupan TPA Tlekung ini hanya bersifat sementara. “Karena kalau misalkan ini dibiarkan begitu saja tentunya akan menjadi bom waktu.

Produksi sampah di tempat hiburan, hotel dan restoran tentu lebih banyak volumenya dibandingkan dengan sampah rumah tangga, namun kita juga belum tahu daya tampung TPS3R di masing-masing titik,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Suryo berharap sampah yang berada di TPA Tlekung bisa segera diatasi secepat mungkin oleh Pemkot Batu melalui DLH dengan mengurangi volume sampah.

Karena menurutnya tidak menutup kemungkinan TPS3R ikut menutup diri karena tidak mampu mengelola sampah yang tiap hari masuk meskipun sudah dipilah dari hulu,” jelasnya. (rul)

Exit mobile version