Kota Probolinggo, Memox.co.id – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo mengalami kenaikan. Faktor cuaca dan jelang peringatan Idul Adha 1442 H dinilai menjadi pemicu kondisi tersebut.
Harga ayam potong segar di Pasar Kronong terpantau naik. Untuk harga ayam segar dijual hingga Rp 32 ribu per kilogram (kg), sedangkan ayam kampung Rp 75 ribu/kg.
Di Pasar Kronong Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, harga daging ayam segar dijual antara Rp 31 – 32 ribu per kg. Naiknya harga ayam ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir.
“Sudah tiga hari naik, dari Rp 24 ribu jadi 32 ribu/kg, ini saya baru ambil ,” ujar Mamik, salah satu penjual ayam potong di pasar tersebut, Minggu (18/7/2021).
Dikatakannya, naiknya harga ayam menurut para peternak, karena harga pakan juga mengalami naik. Hal itu menyebabkan harga ayam ikut naik. “Infonya karena pakan naik, untuk pastinya saya kurang tahu,” imbuhnya.
Sejumlah pembeli sempat kaget mendengar harga ayam yang naik. Tak jarang, mereka protes dengan harga ayam yang terus mengalami kenaikan meski akhirnya tetap membeli.
Menurut dia, tingginya harga ayam berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Yang biasanya bisa terjual hingga 100 kg per hari, namun saat ini berkurang hingga 20-30 per harinya. “Pastinya berkurang dari biasa. Kami pun stoknya tak banyak karena harga tinggi ini,” imbuh Mamik.
Begitu juga di Pasar Niaga, harga daging ayam potong juga terpantau naik. Rata-rata harga daging ayam segar dijual Rp 31 – 32 ribu per kg. Ida yang sehari-hari berjualan lauk pauk mengeluhkan tingginya harga ayam. Tingginya harga ayam menurutnya cukup memberatkan, karena harga lauk pauk yang dijualnya berbeda dengan harga di warung- warung.
Karena itu, beberapa waktu belakangan, ia pun terpaksa menaikkan harga jualannya, karena harga ayam yang naik cukup tinggi. “Biasanya cuma Rp 24 ribu per kg, tapi sekarang naik lagi jadi Rp 32 ribu. Mau tak mau harga saya naikan,” keluhnya.
Ia berharap, harga ayam dan kebutuhan lainnya bisa kembali normal. Apalagi, di tengah situasi masyarakat yang memang sedang sangat sulit karena pandemi Covid-19. “Tak bisa dibilang sekarang, serba susah rasanya. Harga- harga pada naik, sementara kondisi seperti ini, serba susah,” keluhnya
Dikatakannya, selain ayam, harga sayuran juga cukup mahal. “Harga cabai merah kecil masih tinggi, kemarin saya beli di pasar masih Rp 55 ribu per kilonya. Untuk tomat kini, berada di kisaran Rp 15 ribu per kg, cabai merah di kisaran Rp 15 ribu per kg. “Tiap lapak harganya bervariasi,” tuturnya. (geo/mzm)






