Kota Kediri, Memox.co.id – Setelah sempat meroket, harga daging ayam di pasar pada hari ke-3 Ramadan mengalami penurunan. Dari awalnya Rp 38 ribu perkilogram menjadi Rp 37 perkilogram di Pasar Setono Betek Kota Kediri, Kamis (15/4/2021).
Seperti halnya dituturkan pedagang daging ayam di blok A, Pasar Setono Betek Kota Kediri, Ani prasetyorini (35), memasuki Ramadan kemarin harga ayam per kilogram mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan pasar.
“Awal Ramadan itu biasanya ada tradisi megengan, banyak permintaan pasar sehingga harga daging ayam naik. Tapi awal puasa seperti ini justru harganya turun,” katanya.
Selain harga yang turun, permintaan ayam juga mengalami penurunan. Dari awalnya menjelang Ramadan bisa menghabiskan 150 kilogram perhari, memasuki awal puasa perhari hanya bisa menghabiskan 120 kilogram ayam saja.
“Awal puasa biasanya juga banyak warung dan restoran yang tutup 2 atau 3 hari, jadi permintaan sana menurun dan berimbas pada harga,” imbuhnya.
Setelah menurun pada 2 pekan pertama puasa, menurut Ani, harga daging ayam akan kembali melonjak secara bertahap selama 2 pekan terakhir Ramadan. “Biasanya setelah THR pekerja turun konsumsi masyarakat meningkat. Harga daging ayam biasanya akan naik pada momen tersebut,” ucap Ani.
Diketahui, selama pandemi seperti ini siklus kenaikan harga daging ayam agak sulit diprediksi. Menurunnya daya beli masyarakat juga berimbas pada pedagang karena daging ayam akan mengalami penyusutan jika tidak laku dalam 1 hari.
Pada setiap ekor ayam, 1 hari, menurut Ani berat dagingnya bisa susut sekitar 1 sampai 2 ons per hari. “Agar cepat laku biasanya pedagang juga menurunkan harga supaya harga daging cepat laku,” ungkapnya. (im/fan/mzm)






