Indeks

GRIB Minta Kadinkes Kab Malang Dicopot, Sanusi Masih Evaluasi Terlebih Dahulu

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

MEMOX.CO.ID – Bupati Malang M Sanusi tanggapi desakan sejumlah masyarakat yang meminta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dicopot dari jabatannya. Hal itu lantaran Kadinkes dinilai tidak bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai Kepala Dinas.

“Nanti dievaluasi, karena pencopotan itu harus berdasarkan evaluasi dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) inspektorat,” katanya Kamis (10/8/2023) saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Sebagai informasi, desakan pencopotan Kadinkes drg Wiyanto Widjoyo tersebut merupakan buntut dari penonaktifan peserta penerima bantuan iuran daerah (PBID) yang dilakukan mulai 1 Agustus sampai dengan 1 September 2023. Kemudian perjalanan dinas yang dinilai fantastis oleh sejumlah masyarakat.

Sehingga pada Rabu (9/8/2023) lalu sejumlah masyarakat yang mengatas namakan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Mereka mendesak agar mundur dari jabatannya.

“Terkait BPJS BPID, itu kami sudah meminta untuk segera diaktifkan. Itu tergantung BPJS karena sistemnya menunggu sambil perbaikan data. Tapi kami sudah meminta dengan cepat segera dilakukan pengaktifan kembali,” kata Sanusi.

Sementara itu, Damanhury Ketua DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Malang saat ditemui di kantor Dinkes Kabupaten Malang beberapa waktu lalu mengatakan, anggaran perjalan dinas berdasarkan informasi yang ia terima senilai Rp 25 miliar. Dengan rincian, Rp 1 miliar perjalanan dinas rutin. Rp 7 miliar perjalanan dinas program. Dan Rp 16 miliar untuk perjalanan dinas di 39 puskesmas.

Exit mobile version