Banyuwangi, Memox.co.id – Bertepatan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2021, anggota Komisi VI DPR RI, dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita melakukan kegiatan sosialisasi manfaat dan tujuan dari pembentukan Program Integrasi/Sinergi Ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ultra Mikro kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Kabupaten Banyuwangi.
Sebagai Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso), Sonny berusaha untuk dapat terlibat langsung terhadap perkembangan dari berbagai program pemerintah dan sekaligus memastikan tingkat kemanfaatan yang diterima oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan Ultra Mikro (UMi).
“Kami ingin berkolaborasi dengan BRI, PNM, dan Pegadaian supaya seluruh Relawan Rumah DEGIRI, Anggota LSM Satu Tumpah Darah, dan kita semua dapat terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sonny T Danaparamita.
Menurutnya, Pemerintahan Jokowi punya komitmen yang sangat kuat dalam memajukan para pelaku UMKM yang ada. Berbagai bantuan juga telah diberikan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional. Dan sinergi ekosistem BUMN ultra mikro ini diharapkan akan semakin memperbesar akses permodalan sekaligus terwujudnya digitalisasi data bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
“Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang bermitra dengan kementerian BUMN, saya mendukung penuh setiap upaya pemerintah dalam memajukan kesejahteraan rakyat yang bermuara pada menguatnya perekonomian nasional kita,” tandas anggota DPR RI yang juga Ketua DPP Persatuan Alumni GMNI ini.
Hadir sebagai narasumber dalam acara sosialisasi tersebut, yakni Deputi Pegadaian Jember, Yohanes, Pimpinan Cabang PNM Banyuwangi, Budi Susilo, Manajer Pemasaran Mikro BRI Cabang Banyuwangi, Domy Priya Utama.
Masing-masing narasumber memaparkan materi terkait program sinergi/integrasi BUMN ultra mikro. Termasuk juga berbagai layanan dari BRI, PNM, dan Pegadaian tentang pembiayaan, permodalan, dan investasi yang dapat diakses oleh para pelaku usaha mikro dan ultra mikro.
Dalam sesi dialog interaktif, peserta terlihat antusias. Hal itu terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan yang diajukan peserta kepada narasumber. Sesi tersebut dipimpin oleh Erik Trisdiantana selaku moderator, yang juga Direktur Rumah DE GIRI (DEmokrasi, Gagasan, dan InspiRasI – Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita).
Ketua panitia, Syaiful Nor Hakim menyampaikan terima kasih atas kehadiran Anggota DPR RI, Pimpinan-pimpinan BUMN, dan seluruh peserta yang mayoritas adalah pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Kabupaten Banyuwangi.
“Kami berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan ultra mikro mengenai program-program pemerintah yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro dan ultra mikro, serta mendukung program percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Ketua Panitia.
Pelaku industri pakan ternak, Akyl Gilang sangat mengapresiasi adanya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurut Gilang, para pelaku usaha mikro dan ultra mikro membutuhkan informasi tentang berbagai hal dalam memanajemen industri.
“Kami bersemangat mengikuti kegiatan ini, selain mendapatkan info-info baru tentang akses pembiayaan dan investasi dari BUMN, disini semangat kebersamaan dan gotong-royongnya kental banget,” pungkasnya. (ras/mzm)






