MEMOX.CO.ID – Ditengah pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dan libur panjang Imlek dan memasuki Ramadhan 1447 H.
Polresta Malang Kota mengimbau pemudik dan wisatawan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, Jum’at (13/02/26)
Kasi Humas Ipda Lukman Sobikhin menegaskan, curah hujan tinggi, jalan licin, genangan air, dan potensi pohon tumbang harus diantisipasi sejak sebelum perjalanan dimulai.
Imbauan ini merupakan langkah preventif dan preemtif guna menjaga keselamatan serta menciptakan kamtibmas yang kondusif.
“Libur panjang di musim hujan membutuhkan kesiapan ekstra. Pastikan kendaraan prima, jaga kesehatan, dan patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Ipda Lukman, (Jumat, 13/2).
Ia mengingatkan pengendara roda empat untuk mengecek rem, ban, lampu, dan wiper, mengurangi kecepatan, serta menjaga jarak aman.
Sementara pengendara roda dua diminta memastikan kondisi ban, menggunakan jas hujan yang aman, menyalakan lampu utama, dan menghindari pengereman mendadak di jalan licin.
“Cuaca ekstrem harus disikapi dengan kewaspadaan. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan,” tegasnya.
Kasatlantas AKP Rio Angga Prasetyo, melalui Ipda Lukman, turut mengajak masyarakat mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan dan beristirahat cukup guna mencegah microsleep saat perjalanan jauh.
Sebagai langkah antisipatif, Polresta Malang Kota meningkatkan patroli di titik rawan kecelakaan dan genangan, memperkuat pengaturan lalu lintas di jalur wisata, serta bersinergi lintas sektor untuk respons cepat keadaan darurat.
Dengan disiplin dan kolaborasi antara masyarakat dan aparat, libur panjang di musim hujan diharapkan berlangsung aman, tertib, dan minim risiko kecelakaan. (fik/hms).






