Indeks

Diskop UKM Pamekasan Gelar Pelatihan Pengembangan Kemasan dan Lebel Produk UMKM dan Koperasi

Sejumlah peserta mengikuti pelatihan pengembangan kemasan dan label produk UMKM dan Koperasi, Rabu (03/07/22). (Azmi/Memox.co.id)

Pamekasan, Memox.co.id – Dinas Koperasi dan usaha Kecil Menengah (UKM) Pamekasan mengadakan pelatihan pengembangan kemasan dan lebel produk, di aula PKPRI, Rabu (03/08/22). Pelatihan digelar dalam rangka kesuksesan para pelaku UMKM dalam meningkatkan pengembangan produknya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Diskop UKM Pamekasan Helda Yusita menyampaikan, bahwa pelatihan tersebut untuk mendukung keberhasilan para pelaku koperasi di Kabupaten Pamekasan. Helda bersyukur karena peserta yang hadir sangat antusias

“Luar biasa antusias peserta. Praktik-praktik yang diberikan oleh pemateri sangat bermanfaat bagi peserta untuk mendukung keberhasilan peserta pelatihan,” tuturnya.

Acara yang bertajuk “Pelatihan pengembangan kemasan dan lebel produk DAK Non fisik PK2UKM Tahun 2022″ itu dilaksanakan selama tiga hari. Dimulai dari 2 Agustus sampai 4 Agustus. Terdapat 40 peserta dalam pelatihan tersebut.

Selain itu, Helda menjelaskan para peserta ingin untuk pelatihan berikutnya, pemerintah mengadakan pelatihan-pelatihan yang bekerjasama dengan pabrik-pabrik. Seperti, pabrik tepung, mentega, dan lain sebagainya.

Menuru dia, pada saat pelatihan tersebut para peserta diberikan materi-materi pada hari pertama pelatihan. Kemudian, pada hari kedua peserta melakukan praktek. Dengan mendatangkan pemateri dari luar Madura.

Sementara, Kepala Diskop dan UKM Muttaqin mengatakan maksud dari pelatihan itu untuk meningkatkan pengembangan kemasan dan lebel UKM dan UMKM. Dengan beberapa fasilitas yang sudah disediakan saat pelatihan.

“Pemerintah dengan segala upaya meningkatkan pelaku UMKM baik kemasannya dan lebel produknya. Supaya UMKM bangkit dan inovatif,” pungkasnya.

Muttaqin juga menjelaskan, kalau pemerintah melalui Diskop selalu memberikan fasiltas agar pelaku UMKM Pamekasan bisa bangkit ditengah pandemi yang mulai mereda. Dengan beberapa fasilitas yang sudah diberikan pemkab, seperti sudah ada wamira mart dan beberapa pelatihan.

Muttaqin berharap, setelah pelatihan yang mungkin masih banyak keterbatasan, tetap bisa dimanfaatkan peserta. Dan secara signifikan bisa meningkatkan kemampuan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pamekasan, terutama pada pelaku UKM. (Azm/Srd)

Exit mobile version