Dianggap Bagus, Direktur Perusda Banongan Dipertahankan

KEBUN TEBU: Bagian lahan perkebunan perusda Banongan. Pemerintah akan terus mengevaluasi kinerja direksi. (Ha/im)

Situbondo,Memo X – Pemkab Situbondo telah melakukan evaluasi terhadap kinerja Direktur Perusda Banongan, H. Lailul Ilham. Hasilnya, pemerintah akan tetap mempertahankannya sebagai direktur hingga akhir masa jabatannya.

Wakil Bupati Situbondo, Ir.H.Yoyok Mulyadi,M.Si menerangkan, pendapatan asli daerah (PAD) yang disumbangkan perusda yang bergerak di usaha perkebunan dan wisata pantai itu, masih sangat kecil. Tetapi, sudah menunjukkan perbaikan dalam pengelolaan manajemen maupun keuangan. “Utang-utangnya sudah ditutupi. Berarti sudah bisa bekerja,” ujarnya.

Wabup H.Yoyok menerangkan, perusda Banongan beberapa tahun lalu, menyisakan banyak masalah. Bahkan, hampir rugi. Gaji karyawan waktu itu tidak bisa dibayarkan. “Tetapi sekarang sudah ada perubahan. Pelan-pelan nanti akan semakin membaik,” katanya.

Dia menambahkan, perusda yang ada di Kecamatan Asembagus ini juga sudah melakukan diversifikasi usaha. Artinya, jenis usaha perkebunannnya tidak hanya fokus pada tebu. Tetapi ada jenis usaha lain. Seperti berhasil menanam pepaya. “Nanti kita dorong untuk terus mengembangkan usahanya,” tambah H.Yoyok.

H.Yoyok menerangkan, pemerintah akan tetap mengawasi kinerja jajaran direksi. Dia juga meminta masyarakat ikut mengawasi. “Silahkan dinilai bersama-sama. Tetapi sampai saat ini, kami anggap masih bagus,” katanya.

Jika dalam perjalanannnya nanti tidak menunjukkan perbaikan signifikan, tidak menutup kemungkinan akan dievaluasi. Bahkan, bisa saja pemerintah akan memberhentikan direktur sebelum masa jabatannya berakhir.

Direktur baru persuda Banongan dilantik tahun 2016 lalu. H.Yoyok menerangkan, sejak pelantikan, pemerintah memberikan batas waktu enam bulan untuk memperbaiki manajemen perusahaan. Jika sampai dalam jangka waktu itu belum ada perbaikan, pemerintah akan langsung memberhentikannya.

H.Yoyok mengatakan, dari awal pemerintah daerah menginginkan seorang direktur yang dapat memperbaiki manajemen perusahaan. Karena itu, pemerintah tidak ingin dalam perjalanannya nanti membuat perusahaan merugi.

“Tetap seperti komitmen awal. Kalau tidak bagus akan diberhentikan,” pungkasnya. (Ha/im)