Kota Malang,Memox.co.id-Sebagai Komandan Gerakan Malang Bersatu Lawan Corona, Danrem 083/BDJ (Baladika Jaya) Kol Inf Zainuddin menegaskan kalau pencegahan penyebaran Covid-19 ada pada Kesadaran Masyarakat itu sendiri terkait memutus rantai penyebaran Covid-19, Selasa (28/04/2020).
Selain berkomitmen memutus rantai penyebaran Covid-19 dirinya juga berkomitmen membangun rasa kebersamaan di tengah pandemi Covid-19 dengan menggelar Baksos (Bakti Sosial) pembagian sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.
Saat ini, waktunya masyarakat itu sendiri yang berada di garda terdepan mencegah penyebaran Covid-19, ucap Danrem 083/BDJ Kol Inf Zainuddin saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia pun mengatakan,masyarakat harus mengubah mindset, bahwa tenaga medis atau kesehatan adalah garda terakhir. Garda terdepannya adalah masyarakat itu sendiri.
Pencegahan penyebaran Covid-19 dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri, tenaga medis bertempur pada pertempuran terakhir,” tegasnya Danrem 083/BDJ.
Dijelaskan juga olehnya, dalam memutus Covid-19 ini tidak boleh berjalan sendiri sendiri, harus satu komando agar terarah, kita berkerja sama dengan para relawan untuk mengatasi Covid-19 bergotong royong dengan semua elemen, tidak hanya tugas pemerintah saja.
Dalam menghadapi penyebaran Covid 19 harus ada starteginya, membagi sembako itu sarana tugas kita untuk menghimbau bagaimana masyarakat bisa diam tinggal di rumah guna memutus rantai Covid-19.
Kita bangun sistem ketahanan masyarakat apapun sumberdaya yang ada kita harus kerahkan untuk memutus Covid-19, kita harus mengkoordinir itu semua,” terangnya.
Danrem 083/BDJ menegaskan, Dansatgas Covid-19 adalah Kepada Daerah masing-masing untuk mengahadapi Covid 19, kita harus mendukung dan mengeksikusi langsung di lapangan, dalam status keamanan dan membangun kesadaran terhadap masyarakat.
“Kita harus berani mengambil keputusan dan tindakan kita akan membagi sembako berbasis data, harus ada efeknya, menejemenya nanti ada di RT/RW dengan dibantu oleh Babinsa dan Babinkantibmas dengan mengunakan sarana Koramil dan Polsek.
Kami dengan UB (Universitas Brawijaya) serta para relawan juga mendirikan lumbuk pangan dan Kampung Tangguh dengan SOP yang ada.
Banyak relawan yang memberikan kepercayaan kepada Korem 083/BDJ untuk memberikan Paket-paket sembako, kami mengumpulkannya yang nantinya akan kita bagikan melalui sistem dan data yang ada.
Sembako itu sarana, kita bergerak harus terkonsep agar Virus Covid-19 benar-benar terputus, karena ini bukan bencana alam yang tiba-tiba muncul dan langsung bisa di atasi, Covid-19 ini kita tidak tau kapan selesainya karena ini bukan bencana alam ini bencana non alam, “jelasnya.
Pesannya, masyarakat adalah garda terdepan yang menjadi contoh kewaspadaan terhadap penularan virus corona dan selalu menjaga pola hidup sehat seperti mencuci tangan, menjaga jarak serta mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
“Jaga kesehatan serta tetap melakukan upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19 dengan mengikuti himbauan dan kebijakan pemerintah sesuai Standar Operasional Prosedural (SOP) untuk kebaikan dan keselamatan bersama,” tuturnya.(fik)






