Dampak Banjir, 63 Hektar Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen

Ada sekitar 63 hektar lahan pertanian masyarakat yang terendam banjir dan terancam gagal panen. (Memo X/her)

Situbondo, Memox.co.id – Danramil 0823/16 Sumbermalang, Letda Inf Agus Riyadi bersama Forkopimka, Kecamatan Sumbermalang meninjau lahan pertanian yang terdampak luapan air banjir Sungai Dluwang di Desa Sumberargo, Tamansari dan Kalirejo Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (16/03/2022). Ada sekitar 63 hektar lahan pertanian masyarakat yang terendam banjir dan terancam gagal panen.

     Banjir luapan air Sungai Dluwang yang terjadi malam hari (15/03/2022) sekitar pukul 19.30 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya lahan pertanian milik masyarakat terendam. “Pengecekan pasca banjir Sungai Dluwang ini, dikakukan oleh unsur Forkopimka Kecamatan Sumbermalang, Kepala Desa Sumberargo, Kades Tamansari dan Kades Kalirejo serta personel Tagana wilayah Kecamatan Sumbermalang,” jelas Ws. Danramil 0823/16 Sumbermalang, Letda Inf Agus Riyadi.

      Lebih lanjut, Letda Inf Agus mengatakan, di wilayah Kecamatan Sumbermalang khususnya Desa Sumberargo, Tamansari dan Kalirejo kondisi cuaca berawan tidak ada hujan saat terjadi luapan banjir Sungai Dluwang.  Hari ini, sambung Letda Inf Agus, aliran air sungai Dluwang yang terjadi banjir bandang tadi malam sudah mengalir normal.  Kami bersama Forkopimka dan perangkat desa serta Tim Tagana Wilayah Kecamatan Sumbermalang meninjau lokasi aliran sungai Dluwang untuk memastikan permukiman penduduk aman,” tuturnya.

      Lebih lanjut, Letda Agus menjelaskan, untuk kerugian yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut, sekitar 63 hektar lahan pertanian milik warga rusak berat dan terancam gagal panel. “Jembatan alternatif semi permanen yang terbuat dari bambu yang menghubungkan Dusun Gunung arak-arak Kabupaten Bondowoso dan Desa Sumberargo Kabupaten Situbondo mengalami rusak berat,” jelasnya.

     Atas terjadinya banjir tadi malam, imbuh Letda Inf Agus, pihaknya menghimbau ke warga Desa Sumberargo, Tamansari dan Kalirejo untuk selalu barhati-hati dan waspada karena cuaca saat ini tidak menentu. “Jika terjadi cuaca ekstrem, silahkan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Koramil dan Polsek setempat untuk meminta bantuan pengamanan,” pungkas Letda Inf Agus. (her/mam/mzm)