Pesan Prabowo Subianto, terkait larangan kampanye hitam terhadap capres lain, juga disinggung.
“Kita harus jadi relawan yang memegang teguh prinsip-prinsip dari seorang Prabowo Subianto. Dengan berpolitik yang sopan santun, dihujat tidak perlu membalas tapi balaslah dengan kebaikan, kita tanamkan kesatuan dan kerukunan dalam berpolitik,” pungkas Rajib.
Terpisah, Ketua Dewan Pembina Pusat Relawan KOPRA, Edi Priyono mengatakan, kepengurusan KOPRA sudah terbentuk di lima provinsi. Diantaranya di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Kedepan akan lanjut menyusun kepengurusan KOPRA di Provinsi Bali.
Edi juga memastikan, relawan KOPRA sejauh ini pasrah penuh keputusan Prabowo Subianto, menentukan wakilnya di pilpres 2024 mendatang.
“Jadi siapapun yang menjadi pendamping Bapak (Prabowo Subianto), kita tidak mempersalahkan pendampingnya siapa saja. Yang penting 2024 presidennya Bapak Prabowo,” kata Edi, Kamis (21/9/2023). (bhj/ono)
