Tak hanya itu, mantan Wali Kota Probolinggo periode 2014-2019 sedikit bercerita tentang masa kepemimpinannya menyangkut beberapa pembangunan yang belum tercapai.
“Selamat datang sahabat komunitas ojol dikediaman saya, mohon maaf jika acara ini dikemas ala kadarnya karena memang mendadak, kepada rekan rekan ojol dalam acara silaturahmi ini saya ingin berbagi sedikit rejeki berupa sembako berupa beras dan mengajak rekan-rekan ojol saling tukar pendapat terkait perkembangan Kota Probolinggo,” jelas Hj. Rukmini.
Terlebih, Hj Rukmini berpesan kepada rekan-rekan ojek online agar selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja, dan selalu menjaga kesehatan.
“Insyaallah bulan depan rekan-rekan ojek online saya undang kembali, namun bukan ada keterkaitan dengan pencalonan di pemilu, tapi saya hanya ingin berbagi saja. Masalah pilihan politik itu hak rekan-rekan sekalian mau pilih siapa nantinya,”pintanya.
Terkait pencalonan di Pilkada Kota Probolinggo, Ketua Sarinah Kota Probolinggo mengaku, lebih fokus pilihan legislatif (Pileg), pada 14 Pebruari mendatang.
“Kebetulan saya saat ini menjadi caleg NasDem, untuk masalah Pilwali melihat hasil pileg nanti. Partai juga melihat kemampuan suara diperoleh dalam pileg 2024 nanti, mudah-mudahan maksimal ,” pungkas Hj.Rukmini. (hud/ono).
