MEMOX.CO.ID – Di hari pertama perhelatan olahraga taekwondo, tim Kabupaten Malang sudah menyumbang 1 medali perunggu bagi kontingen Kabupaten Malang di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) 2025.
Ia adalah Chessya Allina Ramadhani yang turun di kelas poomsae individual putri. Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto, mengatakan bahwa, perolehan ini merupakan kali pertama bagi Kabupaten Malang untuk poomsae individual putri.
“Baru pertama kali Kabupaten Malang dapat medali untuk kelas poomsae,” katanya.
Sebab, gerakannya yang telah ditetapkan, termasuk kuda-kuda, tendangan, pukulan, dan tangkisan ini membutuhkan keterampilan fisik dan mental. “Poomse ini lebih ke sini dan baru kali ini Kabupaten Malang dapat medali,” terangnya.
Lebih lanjut Sigit menjelaskan, di Porprov IX Jatim ini, dirinya menargetkan raihan 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Karena dengan keterbatasan anggaran dan baru 4 bulan ia menjabat, dirinya lebih berpikir realistis.
“Kami tidak muluk-muluk, target kami 1 emas, perak dan dua perunggu, itu sangat realistis, dan kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk presentasi Kabupaten Malang,” tegasnya.
Terpisah, pelatih Taekwondo Kabupaten Malang, Trio mengatakan, para anak didiknya telah melakukan pusat latihan dengan kedisiplinan tinggi sebelum pertandingan berlangsung.
Maka dengan begitu ia bersyukur, bisa menyumbang satu medali perunggu untuk Kabupaten Malang. “Alhamdulillah, ini hasil kerja keras para atlet taekwondo dalam mengikuti puslat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Cabor taekwondo sendiri akan berlangsung selama 3 hari. Yakni, sejak hari Rabu, tanggal 18 Juni 2025, hingga Jumat, tanggal 20 Juni 2025, di Gedung Olahraga (GOR) Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Total atlet yang mengikuti cabor taekwondo sendiri sebanyak 282 dari total pengurus cabang (Pengcab) 33 pengcab se-Jawa Timur. (nif/ume)






