Bupati Malang: Bersih Desa adalah Upacara Adat yang Harus Dilestarikan

FT. Bupati Malang, M Sanusi saat memegang wayang kulit dalam acara Bersih Desa. (Memox.co.id/nif)
FT. Bupati Malang, M Sanusi saat memegang wayang kulit dalam acara Bersih Desa. (Memox.co.id/nif)

Malang, MEMOX.CO.ID – Bupati Malang, M Sanusi mengatakan, bersih desa merupakan upacara adat yang perlu dilestarikan. Sebab memiliki makna sangat besar dan positif bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Sanusi saat menghadiri Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka bersih desa di Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (19/8/2024) malam.

Pada kesempatan itu Bupati Malang mengatakan, bersih desa merupakan upcara adat yang memiliki makna sangat besar. Karena terbentuk perwujudan rasa solidaritas serta kegotong royongan antar sesama masyarakat.

FT. Bupati Malang, M Sanusi saat memegang wayang kulit dalam acara Bersih Desa. (Memox.co.id/nif)

“Maka kegiatan positif semacam ini perlu terus dijaga dan dilestarikan di masa yang akan datang agar rasa kebersamaan dan kegotong royongan antar warga terus dapat terpelihara,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Malang juga menyampaikan, bersih desa juga dihelat sebagai rasa syukur kepada tuhan atas rezeki yang telah diberikan. Kemudian, bersih desa juga dihelat dengan beragam kesenian, seperti pagelaran wayang kulit, bantengan, jaranan dan sebagainya. Hal itu membuktikan bahwa masyarakat masih peduli terhadap kelestarian kesenian kebanggaan bangsa, yang semakin hari semakin terkikis

Kendati demikian, perhelatan semacam ini harus terus dijaga dan dilestarikan supaya generasi anak bangsa tetap mengenalnya.

“Seperti kita ketahui, pewayangan merupakan suatu ensiklopedia yang hidup, tentang perilaku kehidupan manusia yang banyak mengandung falsafah hidup, etika, estetika, kesetiaan, pengabdian dan cinta tanah air,” kata Bupati Malang.

“Kegiatan ini jangan hanya dilihat sebagai tontonan semata, namun juga harus dilihat sebagai tuntunan dan falsafah hidup sehingga mampu menjadi dasar dalam pengabdian kepada masyarakat dan bangsa,” pungkasnya. (nif/mzm)