Bupati Ikfina juga menjelaskan bahwa menjadi penghafal Al Qur’an merupakan amalan yang dapat membantu kedua orang tua mereka mendapatkan suatu kebaikan di akhirat kelak.
“Orang tua yang memiliki putra putri penghafal Al Qur’an nanti diakhirat ditunggu tunggu bahwa hafalan kalian nanti akan bisa membantu kedua orang tua kalian untuk mendapatkan kebaikan di akhirat,” jelasnya.
Selain itu, Ia juga menyampaikan bahwa menjadi penghafal Al Qur’an patut disyukuri karena hal itu merupakan tanda bahwa Allah SWT melindungi mereka dan menjamin kehidupan akhirat mereka.
“Maka kalian harus bersyukur bahwa kalian diberi kesempatan yang luar biasa oleh Allah menjadi anak-anak yang baik, di tangan guru-guru terbaik menjadi penghafal Al Qur’an, punya masa depan cerah, tidak hanya masa depan di dunia tapi juga di akhirat,” ucapnya.
Ikfina juga menambahkan dalam kegiatan Gemajuza ini juga menjadi salah satu bentuk pelayanan pendidikan di Kabupaten Mojokerto yang nantinya juga mendorong anak-anak untuk lebih mengenal Al Qur’an.
Diakhir sambutannya, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Gemajuza ini. (tin)
