Bung Karna Serahkan Enam Unit Pengangkut Sampah untuk Ponpes dan 100 Paket Sembako untuk Anak Yatim Piatu

SIMBOLIS: Bung Karna serahkan bantuan kendaranaan roda tiga untuk mengangkut sampah di Ponpes.

Situbondo, Memox.co.id – Bupati Situbondo, Drs. H. Karna Suswandi M.M. membagikan 100 paket Sembako kepada pemulung dan santunan kepada 10 anak yatim piatu, serta memberikan 6 unit pengangkut sampah berupa kendaraan roda tiga kepada Pondok Pesantren yang bertempat di rumah H. Ismail, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Kamis (26/8/2021).

Acara ini dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimka, Kepala DLH, Kapolsek Kapongan, Babinsa Koramil Kapongan, serta para tamu undangan yang lain. Sebelumnya juga dibagikan satu unit mesin pencacah sampah organik kepada Ketua Bank sampah “apa adanya” dari Tanjung Rejo, Kecamatan Mangaran.

Bupati Situbondo, Drs H. Karna Suswandi M.M. mengatakan, kegiatan hari ini yaitu, Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah memberikan berbagai suport kepada beberapa Pondok Pesantren dan Bank Sampah yang ada di wilayah Kabupaten Situbondo.

“Dan pada hari ini, kita bertemu langsung dengan para pemulung yang sangat luar biasa, karena mereka ikut membantu Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam rangka memisahkan antara sampah yang bermanfaat dan sampah yang tidak bermanfaat,” tutur Bung Karna

Sementara, Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kholil SP. MP menyampaikan, pihaknya ingin mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat di desa agar bersama – sama menangani sampah. “Sangat tidak mungkin jika di 132 Desa dan 4 Kelurahan Pemerintah Kabupaten Situbondo menangani sampah sendiri karena biayanya sangat besar,” ucapnya.

Karena di Ponpes itu banyak santrinya. Berdasarkan penelitiannya, 1 santri bisa sebanyak 0,23 Kg sampah per hari, kalau ada 100 santri berarti ada 23 Kg sampah per hari, kalau satu bulan sudah berapa Kwintal sampah?, dan kalau Ponpes ada pengangkut sampah bisa dievakuasi ke TPS, dari TPS sampah akan diangkut oleh DLH ke TPA. “Sebelum diangkut ke TPS, para santri bisa memilah, mana sampah yang bermanfaat, mana yang tidak, sehingga TPA kita tidak cepat penuh,” sambungnya.

Untuk pengadaan roda tiga, sambung Kepala DLH, anggarannya dari APBD Th 2021. (her/mzm)