Indeks
Hukum  

Bung Karna Buka Pesta Buku dan Pameran Arsip Situbondo Tempo Dulu

Situbondo, memox.co.id – Upaya untuk mewujudkan manusia berkualitas dan menumbuh-kembangkan masyarakat agar gemar membaca, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bekerja-sama dengan pihak Gramedia Jember menggelar Pesta Buku serta Pameran Arsip Tempo Dulu yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai kemarin (25/05/2022) berlangsung di halaman depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, MM mengatakan, bahwa acara pesta buku dan pameran arsip tempo dulu ini akan membawa dampak yang cukup baik apalagi ditambah dengan adanya kegiatan UMKM. Sebab, akan mendatangkan kunjungan dari masyarakat Situbondo serta bisa menarik perhatian masyarakat yang ada diluar daerah.

” Kegiatan membaca sangat penting supaya kita tetap eksis dan mampu menyesuaikan kondisi perkembangan zaman yang akan dilalui bersama. Kami berharap bagi seluruh insan pendidikan agar terus mengembangkan ilmu pengetahuannya dengan membaca, “ucapnya.

Tak haya itu yang disampaikan Bung Karna sapaan akrabnya Bupati Situbondo menambahkan, kemampuan literasi merupakan kemampuan mendasar yang dapat menjadi pijakan bagi seseorang untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik, “imbuhnya.

Lebih jauh orang nomer satu di lingkungan Pemkab Situbondo ini mengungkapkan, kami perlu merubah perspektif tentang perpustakaan dengan buku bertumpuk, katalog tak berurutan jadikanlah perpustakaan inovatif yang mudah diakses oleh semua pihak, “bebernya.

Oleh karenanya sambung Bung Karna, transformasi perpustakaan dibutuhkan guna mewujudkan ekosistem digital nasional suatu keharusan untuk membangun manusia dan kebudayaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, “pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo, Drs. H. Achmad Junaidi, MM menjelaskan, tujuan diadakan kegiatan pesta buku dan pameran arsip tempo dulu. Yaitu untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan untuk menambah wawasan masyarakat tentang warisan khazanah arsip Situbondo. Saat ini perpustakaan telah bertransformasi menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kata Junaidi, yaitu sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam mengembangkan dirinya untuk mewujudkan kesejahteraan. 

” Program inklusi dengan membaca yang diimplementasikan menjadi sebuah keterampilan diharapkan untuk meningkatkan taraf hidup. Pada acara ini, kami juga menyertakan beberapa kegiatan tambahan, diantaranya menyelenggarakan lomba mewarnai tingkat TK, wisata literasi dan arsip untuk pelajar serta ada pasar UMKM bekerja-sama dengan Diskoperindag Situbondo, “jelasnya.

Selain itu, tambahnya, pada pameran ini menyediakan perlengkapan sekolah (laptop, printer, sepeda dan motor listrik, red) tak lupa pasar UMKM juga turut menjadi salah satu hal menarik dan jadi perhatian pengunjung.

” Pesta buku dan pameran arsip ini juga dilengkapi galeri foto Situbondo tempo dulu yang dapat memberikan edukasi bagi warga Situbondo, “pungkasnya. (tim)

Exit mobile version