Indeks

BNNK Lumajang Gandeng Media dalam Upaya Pemberantasan Narkoba

BNNK Lumajang Gandeng Media dalam Upaya Pemberantasan Narkoba
DIALOG: BNNK Lumajang gelar dialog Narkoba dengan sejumlah Media.

Lumajang, Memox.co.id – Dalam pemberantasan peredaran Narkoba, BNNK Lumajang berupaya menggandeng media. Pasalnya, media dianggap efektif untuk mencegah peredaran narkoba dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.      

“Media itu punya potensi. Media itu ‘seksi’ dan membuat penasaran saat membaca judulnya saja. Mengapa harus digandeng,” ujar Kabid Informasi Publik pada Dinas Kominfo, Bekti Sawiji, saat memaparkan terkait Narkoba, di Hotel Gajah Mada, Selasa (9/11/2021) malam.      

Dipaparkan, potensi pers yang dia maksud antara lain ; audiennya cukup besar, merata, dan kontennya mendidik. Pers juga dianggap mampu menyebarkan informasi dan membentuk opini publik atas peristiwa tertentu. Makanya, BNNK ingin ber kolaborasi.

Baca juga: PAI Lumajang Daftarkan 12 Jenis Anggrek Hybrid ke Lembaga Paten Internasional  

“Mengapa? Untuk mendekatkan BNN dengan media,  memecahkan masalah, , ajang untuk saling belajar, dan membuka komunikasi,” paparnya.   

Menurut Bekti, statistik terkini menyebutkan, 275 juta masyarakat di dunia terpapar Narkoba dan 3 juta di antaranya masyarakat Indonesia. Sementara itu, perwakilan dari pihak BNNK Lumajang, Nunung, menyampaikan, masyarakat banyak tidak tahu mengakses berita soal rehabilitasi.

“Untuk itu kita menggandeng media sehingga bisa dikenalkan kepada masyarakat,” ujarnya.     

Di tempat yang sama, Dr. Eko Romadhon, Rektor Unilu yang juga menjadi pemateri dalam acara tersebut menyatakan, peredaran narkoba semakin menjadi jadi meskipun banyak organisasi antinarkoba dibentuk.

“Apakah organisasi antinarkoba banyak atau sedikit, yang penting jadikan narkoba musuh bersama. Sama halnya dengan teroris. Ketika menjadi musuh bersama maka semuanya menyatakan perang,” pungkasnya. (din/mzm)

Exit mobile version