Bekraf Sasar Ratusan Pelaku Usaha

Sosialisasikan Kreatifood 2019

Surabaya, Memo X

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Surabaya pada 2019 memberikan dukungannya kesuksesan kegiatan fasilitas pelaku usaha kuliner. Salah satunya lewat gelaran Kreatifood Festival 2019, di Kota Pahlawan. Dengan cara sosialisasi, Bekraf ingin mengembangkan ekosistem sub sektor kuliner di Indonesia. 

Bahkan, Boni Susilo selaku Founder Foodlap Indonesia berharap dengan acara ini akan mempertemukan investor dengan para pelaku usaha.  “Jadi tujuannya kami itu mempertemukan investor dengan distributor. Antara foodstarup  Indonesia dengan Investor ke distributor,” kata Boni di Hotel Wyndham, Jumat (5/4).

Menurutnya, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan mengalami kendala, yakni soal kemodalan. Karena harus berurusan dengan bank untuk peminjaman buat modal usaha, juga pengurusannya.  “Nah posisi kita disini itu menjembatani mereka dengan calon investor yang melihat hasil mereka. Tujuannya mempertemukan dulu, karena Deputi Badan Ekonomi Kreatif, akan menjualkan lewat kemasan dan program kreativitas,” ujarnya. 

Dengan adanya Kreatifood, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif di bidang kuliner dapat terfasilitasi dan memperluas pasar produk kreatif Indonesia di pasar domestik hingga tercipta titik temu transaksi jual beli antara produsen dan konsumen. 

Sementara itu, Kasubdit Pasar Segmen Retail Dalam Negeri Muhammad, Jufry menjelaskan pada expo mendatang akan mengundang distributor dan investor dari luar negeri seperti Malaysia, Singapore, Thailand dan negara asean lainnya. “Jadi dalam kegiatan tersebut FoodStarup akan memaparkan usaha yang sedang dijalankan kepada investor maupun distributor nantinya,” kata dia.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini, pengusaha, khsusunya anak-anak muda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memasarkan. “Dan memperkenalkan produk mereka agar lebih berkembang dan dikenal di penjuru dunia,” harapnya.

Kegiatan ini juga untuk membentuk ekosistem yang positif bagi perkembangan ekonomi kreatif yang tersinergi antara pemerintah, pelaku kreatif, investor, calon konsumen dan masyarakat. (est/ano)