Indeks

BBM di Pulau Gili Ketapang Langka, Nelayan Tak Melaut

Nelayan Pulau Gili Ketapang
Nelayan Pulau Gili Ketapang. (foto:ist)

Hal senada juga diungkapkan warga lain di Pulau Gili Ketapang, Radi Hasyim. Dia mangaku, untuk mencari ikan ditengah laut dibutuhkan 100 liter BBM Jenis Solar dan BBM Jenis Pertalite. “Kalau cuma 20 liter solar itu tidak cukup mas. Karena mencari ikan di tengah laut ini tidak sama seperti petani. Karena kalau nelayan masih muter-muter,” tegasnya.

Dia bingung bukan kepalang, karena kapal miliknya tidak jalan bahkan saat ini disandarkan di pinggir pantai.

“Mau jalan gimana, BBM tidak ada. Ditengah laut tidak ada Pom,”candanya.

Mendengar kabar seperti itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Mahdi mengaku prihatin yang dialami oleh warga pulau Gili Ketapang. Selain itu, dia juga mendesak pada Pertamina agar segera memperhatikan nasib para nelayan di pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo ini.

“Ini harus segera ditangani agar warga pulau Gili yang merupakan nelayan bisa bekerja demi keluarganya,” paparnya.

Apalagi tegas Mahdi, para warga di pulau Gili Ketapang banyak anaknya yang menimba ilmu hingga ke luar Jawa.

“Ini juga harus diperhatikan. Gimana kalau sampai telat ngirim anaknya yang ada di Pondok atau yang kuliah. Kita harus memikirkan itu juga,”pungkasnya.  (bhj/ono )

Exit mobile version