Asyik Main Game Saat Hujan Disertai Petir, Remaja di Grobogan Tewas Kesetrum

Tim Inafis Polres Grobogan saat melakukan olah TKP. (ist)
Tim Inafis Polres Grobogan saat melakukan olah TKP. (ist)

Jateng, Memox.co.id – Nasib malang tak dapat dielakkan, seperti yang dialami M Wahid (16) warga Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, Senin (23/11/2020). Dia meninggal dunia seketika saat sedang main game online sambil HP-nya dicas.

Persitiwa memilukan ini terjadi di sebuah warung kopi Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan. Di mana saat kejadian, cuaca di luar warung kopi sedang hujan deras dan disertai petir. Diduga korban meninggal akibat tersetrum listrik. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Dijelaskan, sebelum kejadian, korban pergi ke warung kopi untuk bermain game online bersama beberapa orang lainnya. Saat itu, korban main game sambil duduk di lantai dan mengecas HP-nya.

Tidak lama kemudian, turun hujan deras yang disertai suara petir yang cukup keras. Bersamaan dengan kondisi cuaca tersebut, korban langsung terpental dan jatuh dengan posisi tengkurap. Demikian pula dengan HP yang dipegangnya juga terlempar dari tangannya.

Melihat kejadian ini, beberapa orang yang ada di warung kopi segera berupaya menolong korban dan memberi air minum. Namun, saat itu korban ternyata sudah meninggal dunia. Selanjutnya peristiwa itu segera dikabarkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Grobogan Iptu Parjin mengungkapkan, dari pemeriksaan yang dilakukan bersama tim Inafis Polres Grobogan, korban mengalami luka bakar di telapak tangan kanan (tiga titik) maupun tangan kiri (satu titik). Meski demikian, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban sudah menerimakan kejadian tersebut dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah korban kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. (pol/fik)