Ansor Jatim Berangkatkan Penjual Es Teh Umrah Usai Viral Diolok-olok Gus Miftah

FT. Ilustrasi foto Bapak Sunhaji penjual Es Teh yang viral di acara pengajian Gus Miftah. (MemoX/istimewa).
FT. Ilustrasi foto Bapak Sunhaji penjual Es Teh yang viral di acara pengajian Gus Miftah. (MemoX/istimewa).

Surabaya, MEMOX.CO.ID – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur (Jatim), akan memberangkatkan penjual Es Teh umrah yang viral setelah terekam dalam sebuah pengajian Gus Miftah di Magelang.

Gus Miftah yang kini berstatus sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu kini menjadi viral lantaran mengeluarkan kata yang dinilai seperti umpatan dan kasar kepada penjual Es Teh.

Menanggapi hal itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyebut siap memberangkatkan Bapak Sunhaji ke tanah suci, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

FT. Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril. (MemoX/nif).

“Kami ingin mengapresiasi kepada beliau atas dedikasi dan kerja kerasnya. Dengan izin Allah, jika beliau berkenan kami akan memberangkatkan beliau umrah,” katanya.

Musaffa menambahkan, bahwa pihaknya tengah mencari informasi tentang Bapak Sunhaji agar dapat segera memberikan bantuan. Ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi atau mengenal beliau untuk membantu menyampaikan kontaknya kepada PW GP Ansor Jawa Timur.

“Siapa saja yang memiliki informasi tentang Bapak Sunhaji, kami mohon bantuannya. Beliau atau keluarganya juga bisa langsung menghubungi kami di nomor 0813-2004-8871,” ujar Musaffa.

Sebab, kerja keras beliau sejalan dengan visi GP Ansor Jawa Timur yang selalu hadir untuk memberikan solusi dan dukungan kepada masyarakat.

Menurut Musaffa, membantu Bapak Sunhaji merupakan bagian dari upaya organisasi untuk mempraktekkan nilai-nilai kepedulian yang diajarkan oleh Islam dan menjadi bagian dari tradisi GP Ansor dalam melayani umat.

“Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang lebih peduli dan saling menguatkan. Kisah Bapak Sunhaji adalah pengingat bahwa kebaikan selalu bisa dimulai dari hal sederhana yang dilakukan dengan tulus,” pungkasnya. (nif).