Terpisah, Wakil 1 DPRD Kota Batu Nurochman mengatakan salah satu program penyerahan bantuan sosial kepada kelompok penerima manfaat, juga menjadi salah satu upaya untuk menurunkan angka kemiskinan. Meskipun tidak semua keluarga merasakan kebahagiaan dalam kehidupan ekonominya dan harus berjuang untuk mencukupi kehidupan sehari-hari yang masih dinilai kurang. ”Mereka adalah penerima manfaat yang sudah masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kemensos, dan perlu kita perhatikan lebih lagi agar kebutuhan ekonominya tercukupi,” paparnya.
Politisi PKB itu menambahkan pihaknya berharap setelah adanya Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) bisa membuat Dinsos semakin masif dalam pmembuat program yang langsung menyentuh masyarakat pra sejahtera. Termasuk membuat program-program baru yang memiliki manfaat secara kontinyu seperti bantuan berupa alat-alat untuk melakukan usaha, alat untuk berdagang, dan bedah rumah yang juga merupakan program yang harus terus dilanjutkan agar tempat tinggal masyarakat lebih layak serta program-program lainnya.
“Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan pangan, dan sejenisnya memang sangat membantu masyarakat pra sejahtera dalam menangani beban belanja. Namun misalkan ditambah adanya bantuan berupa rombong, atau alat untuk mencukur, peralatan salon maka selain bisa mengangkat angka kemiskinan juga bisa membantu menangani angka pengangguran,” tandasnya. (rul)
Baca juga: Tahun Depan, Dishub Kota Batu Kehilangan Miliaran Uang Retribusi
