Beranda Edukasi Alfamart Tingkatkan Sinergi dengan Pelaku UMKM Ngawi

Alfamart Tingkatkan Sinergi dengan Pelaku UMKM Ngawi

110
0
PELATIHAN:Program pelatihan UMKM yang digelar bersama dinas terkait untuk menjaring produk lokal masuk ke toko Alfamart.
PELATIHAN:Program pelatihan UMKM yang digelar bersama dinas terkait untuk menjaring produk lokal masuk ke toko Alfamart.

Ngawi, Memox.co.id – PT Sumber Alfaria Trijaya bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi melaksanakan pelatihan pengelolaan management usaha kecil bersama IKM (Industri Kecil Menengah), Kamis (17/09/2020).

Dengan memberikan pelatihan kepada UMKM Ngawi, jaringan ritel modern Alfamart telah memberikan kontribusinya kepada masyarakat. Tidak hanya dalam menyediakan kebutuhan sehari-hari, namun Alfamart juga hadir dengan memberikan ruang bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Seperti yang dikatakan Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman, peritel seperti Alfamart terbuka bagi produk lokal untuk bisa dipasarkan lewat jaringan gerai yang dimiliki.

“Sinergi dengan UMKM ini merupakan komitmen perusahaan dengan para pelaku UMKM lokal yang sejalan dengan visi perusahaan yakni berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil,” ujarnya.

Dijelaskan juga olehnya, hanya saja, khusus untuk pemasaran produk UMKM lokal harus melalui rekomendasi Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait yakni dinas perindustrian, perdagangan, koperasi (Disperindagkop) dan UKM.

“Tentu ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi seperti izin PIRT, sertifikat halal, dan lainnya. Saya berharap semakin banyak para pelaku UMKM yang dapat meningkatkan kualitasnya sehingga bisa lebih bersaing,” kata dia.

APRESIASI:Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, Yusuf Rosyadi menyambut baik langkah Alfamart.
APRESIASI:Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, Yusuf Rosyadi menyambut baik langkah Alfamart.

Hal senada juga disampaikan Branch Alfamart Rembang, Supriyanto,saat ini terdapat sekitar 50 jenis produk UMKM telah dipasarkan. Selain menyediakan tempat pemasaran, pihaknya juga melakukan pendampingan produksi UMKM agar sesuai dengan ketentuan dan minat konsumen.

“Produk UMKM kita sebenarnya bagus-bagus, hanya saja sejumlah kendala seperti perizinan dan pengemasan (packaging) yang perlu terus dibenahi lagi,” ujarnya.

Lanjutnya, produk UMKM selama ini cukup kesulitan untuk bisa bersaing dikarenakan belum memiliki perizinan seperti dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan lain-lain. Meskipun sebenarnya hasil produk dari UMKM tidak kalah dengan produksi industri.

“Karena terkendala masalah perizinan, kami bekerjasama dengan pemda untuk mencari solusi terkait masalah tersebut, termasuk menyeleksi produk UMKM agar dapat dipasarkan di toko kami,” jelasnya.

Selaku Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, Yusuf Rosyadi, menyambut baik langkah Alfamart, kami apresiasi, Alfamart memberikan sharing ilmu, sehingga nanti kita bisa memanfaatkan peluang yang diberikan.

Selama ini Pemkab terus berjuang mewujudkan Ngawi menjadi wilayah yang Ramah yakni riang aktivitasnya, asri alamnya, menarik potensinya, asik orangnya dan hijau lingkungannya.

“IKM di Ngawi ada 1.450 jenis dan yang masuk ke ritel modern baru nol koma sekian saja, sehingga apa yang dilakukan Alfamart ini memberikan peluang IKM untuk berkembang,” akunya.

Perlu diketahui adapun produk yang telah dipasarkan itu antara lain telur asin, keripik dan jajan pasar. Dikemukakan, selain untuk memenuhi minat pasar, produk UMKM juga dapat menjadi ciri khas dan kebanggaan masyarakat daerah.

Disamping membangun kemitraan melalui pemasaran produk UMKM, Alfamart juga memiliki mekanisme kerjasama lainnya yakni lewat sistem tenan dan Outlet Binaaan Alfamart (OBA).

Untuk sistem tenan, pelaku UMKM bisa berjualan makanan atau minuman dengan memanfaatkan halaman yang ada di Alfamart. Sedangkan OBA merupakan program pembinaan toko tradisional atau kelontong yang ada disekitar Alfamart.

Tidak hanya itu mereka diajak bergabung menjadi member yang didaftarkan melalui aplikasi AlfaMikro. Dengan aplikasi tersebut pedagang binaan bisa berbelanja barang dengan harga yang lebih murah dibanding harga di Alfamart dan menjual kembali dengan harga yang kompetitif. Pengiriman barang juga gratis. (fik)