Beranda Kriminalitas Aksi Lempar Batu Kembali Marak

Aksi Lempar Batu Kembali Marak

44
0

Sopir Perusahaan Jadi Korban

Sidoarjo, Memox.co.id– Aksi teror lempar batu ke kaca mobil yang melintas di Jalan Raya Taman kembali terjadi. Sejumlah pengemudi bahkan terluka akibat aksi pelemparan batu yang dilakukan orang tak bertanggung jawab itu. 

Akibatnya korban pun harus menanggung rugi setelah sebuah batu yang dilempar orang tak dikenal ini berhasil merusak kaca depan kendaraan. Bahkan pengemudinya pun sempat mengalami luka-luka di bagian matanya.

RUSAK – Kondisi kaca kendaraan yang rusak akibat dilempar batu orang yang tidak bertanggung jawab dan kondisi korban pelemparan batu orang tak di kenal, Minggu (14/06/2020).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, salah satu lokasi yang kerap menjadi sasaran aksi pelemparan batu itu berada di JL Raya Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Akibat aksi pelemparan batu itu, salah satu korban, Ogi Bachtiar harus mengalami luka di bagian mata kanannya. Hal itu akibat terkena lemparan batu dan serpihan kaca kendaraannya yang pecah.

“Tidak jelas apa maksud dari aksi pelemparan batu ini. Tapi kami meminta agar para sopir (driver) untuk lebih berhati-hati saat melintas di JL Raya Kletek,” ujar Ogi Bachtiar kepada Memo X, Minggu (14/06/2020).

Salah satu warga sekitar, Tri Agus mengaku, aksi pelemparan batu itu kerap terjadi dan meresahkan warga. Bahkan saat dirinya melintas di Jalan Raya Taman, sebuah mobil yang sedang melintas juga menjadi korban aksi lempar kaca mobil itu. Akibatnya kaca depan mobil pecah. Agus menuturkan, peristiwa itu terjadi Sabtu (13/06/2020) malam itu tidak sampai melukai pengemudi.  “Saat kejadian, kondisi jalan cukup gelap. Karena lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di lokasi tidak menyala. Waktu itu saya meminta agar korban melapor ke polisi,” ungkapnya.

Sementara secara terpisah Kapolsek Taman, Kompol Hery Setyo Susanto menegaskan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan korban aksi pelemparan yang membuat sejumlah mobil mengalami kerusakan itu. Hanya saja pihaknya berjanji untuk menindaklanjuti adanya informasi itu. “Kami akan tindak lanjuti informasi ini, anggota kami akan terus menggelar patroli di lokasinya,” tandasnya. (wan/ono)