Taufik menjelaskan, selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, pihaknya juga menghubungi petugas derek yang bersiaga di Pos Karanglo Singosari yang merupakan bagian dari pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2023.
Proses evakuasi berlangsung cepat, petugas dibantu warga bergotong royong memindahkan truk yang mogok ke lokasi yang lebih luas agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Tak lebih dari 30 menit, truk berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke depan Kampus ITN 2, Tunjungtirto, Singosari, guna proses perbaikan.
“Truk tersebut selesai bongkar muat di wilayah Karangploso dan hendak kembali ke Tanjung Perak namun mengalami kerusakan mesin di lokasi, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit, dipindahkan ke lokasi yang lebih lapang guna meminimalisir peningkatan volume kendaraan dan mengantisipasi adanya laka lantas,” ujarnya.
Dirinya melanjutkan, bahwa badan mobil tersebut sangat besar dan lebar telah memakan sebelah badan jalan raya.”Maka akan mengganggu pengguna jalan yang lain, itu sangat riskan terjadinya laka lantas dari pengguna jalan lain,” pungkasnya.
Nampak usai dilakukan evakuasi, arus lalu lintas yang melaju dari arah Karangploso menuju Singosari berangsur lancar dan tidak ada hambatan. Kendaraan roda empat maupun roda dua terlihat melaju dengan kecepatan normal di tengah keramaian puncak arus balik lebaran. (*)
