Pembukaan UKW PWI Malang Raya oleh Kapolresta Malang Kota
Kota Malang, Memox.co.id – Disaksikan Ketua PWI Jatim Ainun Rohim dan perwakilan Tim Komisi Kompetensi PWI Pusat Djoko Tetuko dan Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono Kapolres Malang, AKBP Budi Hermanto S.I.K. M.Si secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya, Sabtu (18/09/2021).
Kegiatan UKW PWI Malang Raya angkatan 33 dan 34 yang dilaksanakan di Kampus C Ikip Budi Utomo Malang diikuti 48 peserta mulai dari klas Muda, Madya dan Utama seluruh peserta tetap mengedepankan Prokes Covid-19 termasuk wajib menjalani tes swab antigen sebelum mengikuti UKW.
Dalam kata sambutannya Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono sempat menyampaikan rencananya untuk menggelar UKW dengan menggandeng pihak kepolisian dalam hal ini pihak Kepolisian Polresta Malang Kota yang telah dibicarakan langsung dengan Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto.
Keinginan baik dan mungkin baru kali pertama pihak PWI menggandeng pihak Kepolisian untuk melaksanakan UKW ternyata disambut baik Kapolresta Malang Kota AKBP Budi dan langsung memberikan dukungan penuh untuk ikut menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebelum membuka pelaksanaan UKW dalam sambutannya AKBP Buher kata panggilan akrab pria berwajah tampan ini menyampaikan siap menjadi salah satu jejaring narasumber kapanpun dibutuhkan. Menurutnya peran pers tidak hanya sebagai mitra kerja, mereka juga berfungsi sebagai pengontrol kinerja Kepolisian, khususnya di Polresta Malang.
Mewakili Ketua PWI Pusat, Joko Tetuko menjelaskan, bahwa UKW ini merupakan angkatan ke 546. Dari sejumlah ujian tersebut, tercatat 13.932 wartawan yang telah lulus kompeten. Di Jatim sendiri telah menggelar 33 kali ujian, dengan jumlah 1.310 jurnalis yang telah kompeten.
“Pesan dari Ketua PWI Pusat, dalam UKW ini diujikan mengenai kesadaran, keterampilan, keilmuan yang harus benar-benar kompeten dengan pengetahuan yang terus diasah. Apa yang selama ini dikerjakan oleh para awak media ini dapat menjadi sumbangsi wartawan dalam membangun negara, bangsa, serta agama,” tuturnya. (fik)
