Hukum  

12 Anjal Di Razia Polantas,Warga Apresiatif

12 Anjal yang berhasil diamankan polantas Polres Pasuruan

Pasuruan, Memo X –  Akibat ulahnya yang dianggap meresahkan para pengguna jalan, khususnya disekitaran bundaran Nusa Dua Gempol. 12 anak jalanan diamankan dan diberi pengarahan oleh petugas Satlantas Polres Pasuruan.

Sebelum mengamankan ke 12 anak jalanan (anjal), petugas mendapat keluhan dari para pengguna kendaraan bermotor yang sering melintas di sekitaran trafic light circle (bundaran Nusa Dua) Gempol. Dimana keberadaan anjal yang biasa “ngamen” mengganggu para pengguna kendaraan bermotor. Apalagi tak sedikit para anjal tersebut memaksa para sopir untuk memberi uang receh maupun sebatang rokok. Pun demikian juga saat hendak “ngandol truk” selalu bergerombol ditengah jalan, agar pengendara truk yang dimaksud berhenti.

Mendapat keluhan dari para pengguna jalan tersebut, petugas Satlantas Polres Pasuruan yang berdinas siang itu (Senin,1/4) langsung bergerak merazia para anjal dan mengamakan di pos lantas serta mendata juga memberikan pembinaan.

Menurut Kanit Patroli Polres Pasuruan Iptu Pujianto, saat berada di lokasi mengatakan,” keberadaan para anjal ini sangat mengganggu para pengendara, makanya kami langsung bertindak tegas,” ucapnya.

” ada 12 anjal yang berhasil kami amankan, didata serta diberi pembinaan. Petugas juga mewanti-wanti agar para anjal tersebut tidak ngamen di bundaran Nusa Dua Gempol, jika mereka kedapatan lagi ngamen dan meminta paksa disertai pengancaman, maka langsung kami tindak tegas yakni proses hukum. Sementara dari 12 anjal yang berhasil diamankan, rata-rata berusia dibawah 17tahun dan masih tercatat sebagai penduduk Kab.Pasuruan (dalam pengakuannya saat dilakukan pendataan),yakni kecamatan Beji,Grati,Wonorejo,Rejoso dan Nguling. Siang itu pula ke 12 anjal kami minta untuk segera pulang,”pungkas Kanit Turjawali Polres Pasuruan.

Dari pantuan Memo X, setelah para anjal yang biasa “ngamen” dirasia oleh petugas. Pemandangan disekitaran trafic light cirle bundaran Nusa Dua Gempol tampak asri kembali dan tak sedikit para pengguna jalan yang memberi aplaus atas tindakan tegas petugas Satlantas Polres Pasuruan tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Mustakim (45) salah satu warga setempat, keberadaan anjal tersebut membuat pemandangan kota menjadi kumuh. Apalagi melihat dandanannya yang terkesan amburadul. Dengan adanya tindakan tegas tersebut kami warga Desa Legok dan para pedagang disekitaran cirle Nusa Dua Grmpol sangat apresiatif,”ujarnya.(hen)